Musda Demokrat Aceh, Kader Sampaikan Aspirasi kepada AHY

  • 15 Jul 2026 11:27 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Aceh, Bendahara DPD Partai Demokrat Aceh, drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes, menyampaikan surat terbuka kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Surat tersebut berisi pandangan dan aspirasinya terkait dinamika menjelang pelaksanaan Musda.

Dalam suratnya, Nurdiansyah menyampaikan telah memperoleh dukungan dari 18 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat di Aceh. Ia mengatakan pencalonannya diawali dengan meminta restu kepada Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya yang juga merupakan tokoh Partai Demokrat.

"Pada awal proses Musda, saya terlebih dahulu meminta restu kepada Bapak Teuku Riefky Harsya sebagai tokoh dan senior kami. Meminta restu untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh. Saat itu beliau menyampaikan persetujuan," kata Nurdiansyah dalam suratnya, Rabu, 15 Juli 2026.

Nurdiansyah menjelaskan para ketua DPC pendukungnya juga telah bertemu Teuku Riefky di Jakarta. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses yang mengikuti mekanisme partai.

Ia mengaku situasi berubah setelah kepemimpinan DPD Partai Demokrat Aceh dipimpin pelaksana tugas (Plt.). Nurdiansyah menyatakan, menerima informasi dari sejumlah ketua DPC mengenai adanya ajakan untuk mengalihkan dukungan kepada calon lain menjelang Musda.

Menurut Nurdiansyah, hingga kini dirinya belum mengetahui alasan atas perubahan dukungan tersebut. Ia juga menyatakan telah beberapa kali berupaya meminta kesempatan bertemu langsung dengan Teuku Riefky Harsya untuk menyampaikan penjelasan, namun belum terlaksana.

"Sampai hari ini saya tidak mengetahui apa kesalahan saya. Saya juga mendengar berbagai tuduhan yang tidak pernah diklarifikasi kepada saya," ujarnya.

Meski demikian, Nurdiansyah menegaskan surat terbuka tersebut bukan untuk menyalahkan pihak tertentu. Ia berharap AHY mengetahui pandangannya sebagai kader yang mengaku telah membangun dukungan melalui mekanisme partai.

"Saya hanya berharap Bapak mengetahui apa yang saya alami dari sudut pandang saya sebagai kader yang telah berkarier dari bawah serta mengikuti mekanisme partai dengan itikad baik," tulisnya.

Nurdiansyah juga menyampaikan keyakinannya bahwa Partai Demokrat tetap menjunjung kaderisasi, keadilan, dan kompetisi yang sehat. Ia menegaskan akan menghormati apa pun keputusan yang nantinya diambil oleh partai.

"Saya tetap setia kepada Partai Demokrat. Saya tetap menghormati seluruh keputusan ketua umum," ujar Nurdiansyah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....