Pimpinan MPR Dorong Pendidikan Anti Kekerasan di Sekolah-sekolah

  • 21 Mei 2025 22:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat mendorong komitmen memberikan pendidikan anti kekerasan untuk mencegah kekerasan di sekolah-sekolah. Menurutnya, pentingnya pendidikan anti kekerasan seksual di sekolah-sekolah sebagai langkah preventif untuk mencegah kekerasan seksual terhadap anak.

"Peningkatan kasus kekerasan seksual yang terjadi saat ini harus menjadi alarm buat semua pihak. Untuk mengedepankan pendidikan anti kekerasan bagi para peserta didik dan masyarakat," kata Lestari dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, pada Rabu (21/5/2025).

Lestari menyatakan, pengetahuan mengenai batasan dalam berinteraksi harus diajarkan sejak dini sebagai bekal awal mencegah kekerasan seksual. Ia berharap pendidikan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap tindak kekerasan seksual.

"Pentingnya pendidikan anti kekerasan seksual di sekolah yang diawali dengan edukasi seksualitas secara komprehensif. Pemahaman religius, biologis, sosial, dan budaya perlu diberikan, agar peserta didik memahami hak atas tubuh, kesehatan reproduksi," ucapnya.

Lestari menambahkan, dengan memahami batasan dalam berinteraksi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kekerasan seksual. Masyarakat diharapkan mampu membangun mekanisme pencegahan yang efektif, khususnya di lingkungan sekolah dan sekitar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....