Sapphire Grup Tumbuh Saat Ketegangan Global Meningkat
- 21 Jun 2025 15:50 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas : Di tengah tekanan krisis global dan ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, sektor properti nasional justru menunjukkan ketahanan. Minat masyarakat terhadap kepemilikan rumah terus tumbuh, didorong oleh stabilnya suku bunga dan insentif dari pemerintah.
Fenomena ini tak hanya terjadi di kota-kota besar, tapi juga mulai terasa di kawasan penyangga seperti Jawa Tengah. Salah satu pengembang yang mencatat peningkatan transaksi adalah Sapphire Grup pengembang properti nasional yang dikenal dengan strategi investasi jangka panjang.
“Situasi global memang bergejolak, tapi kebutuhan akan hunian tetap menjadi prioritas. Justru di saat seperti ini, konsumen mencari aset yang nyata, bisa dilihat dan digunakan. Di sinilah properti menunjukkan keunggulannya,” ujar Managing Director Marketing & Communication Sapphire Grup, Vincentius Kedang, dalam keterangan pers Sabtu (21/6/2025).
Vincentius menyebut strategi adaptif seperti cicilan ringan, subsidi uang muka, hingga kolaborasi dengan perbankan menjadi kunci meningkatnya minat konsumen. Produk yang ditawarkan pun tidak hanya layak huni, tapi juga memiliki prospek nilai investasi yang menjanjikan.
Berdasarkan laporan Indonesia Property Insight edisi April 2025, sebanyak 65 persen responden menyatakan lebih percaya pada properti dibandingkan saham atau emas dalam lima tahun ke depan. Ketahanan nilai dan visibilitas jangka panjang membuat sektor ini tetap atraktif di tengah fluktuasi ekonomi global.
“Sekarang ini bukan soal siapa yang punya modal besar, tapi siapa yang lebih cerdas membaca peluang. Kami melihat krisis bukan sebagai ancaman, melainkan momentum untuk bergerak cepat,” tambah Vincentius.
Dukungan kebijakan dari pemerintah turut memperkuat pasar properti nasional. Program insentif PPN ditanggung pemerintah (DTP) dan bantuan pembiayaan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terus diperpanjang. Ini memberikan katalis positif, terutama bagi pengembang yang menjaga kualitas dan transparansi produk.
“Properti dari pengembang seperti Sapphire Grup menawarkan dua hal penting yang dicari investor saat ini: stabilitas dan visibilitas jangka panjang,” kata Amir, perencana keuangan dan dosen di Purwokerto, saat ditemui secara terpisah.
Dengan proyek yang tersebar di sejumlah kota dan strategi pemasaran yang agresif, Sapphire Grup terus memperluas basis konsumennya. Di saat banyak pihak memilih menahan diri, perusahaan ini justru melaju.
“Ketika banyak pihak memilih menunggu, kami justru mengambil langkah ke depan,” pungkas Vincentius.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....