Bujang Kurir, Berbisnis di Jasa Kurir
- 03 Jan 2024 13:12 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Bujang kurir adalah platform aplikasi delivery order service yang mengusung konsep personal delivery order service untuk wilayah Kota Pontianak dan sebagian Kabupaten Kubu Raya. Berdiri tahun 2015, Bujang Kurir bekerja sama dengan berbagai pihak seperti UMKM, industri rumahan, pemerintahan, dunia pendidikan, dunia kesehatan serta industri-industri lainnya.
Bujang Kurir merupakan satu-satunya start up lokal Kota Pontianak yang masih bisa bertahan di tengah gempuran startup nasional ataupun internasional yang sudah masuk ke Kota Pontianak. Banyak start up di Indonesia yang mengalami collaps di masa pandemi covid-19, namun justru di 2020 Bujang Kurir transaksinya malah naik sampai tiga kali lipat. Hal ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) melalui dinas ketahanan pangan menunjuk Bujang Kurir untuk membantu mendistribusikan sembako kepada masyarakat umum.
Pada tahun 2020, sebagai mitra pemerintah daerah yang berkontribusi mendistribusikan sembako di masa covid, Bujang Kurir mendapatkan penghargaan nasional dari Kementerian Kominfo dan penghargaan dari pemerintah provinsi Kalbar. Layaknya jasa delivery order, Bujang Kurir perlu memiliki perangkat transportasi yang beroperasi dengan metode (business to business) B2B.
“Alat transportasi dari mitra kita, dari driver kita, dari kurir. Kita menyebutnya dengan kurir. Jadi, kita tidak memerlukan yang namanya gudang. Jadi, tinggal ambil aja konsepnya kan. Sudah berubah menjadi B2B dan lebih banyak UMKM,” ujar Rizky Ramadhan, owner Bujang Kurir kepada RRI, Selasa (2/1/2024).
Rizky mengatakan bagi pengguna jasa Bujang Kurir, pembayaran dapat cash atau langsung melalui kurir/driver , dapat juga menggunakan quickresponse code Indonesian standard (QRIS). Namun, mulai 1 Februari 2024 pembayaran melalui Dompet Bujang, baik itu transaksi pemesanan makanan, pengantaran barang, pembelian pulsa, maupun pembayaran token listrik.
“Bisa menggunakan QRIS, kita bekerja sama dengan dengan Bank Kalbar Syariah. Kalau kemarin rilisannya di Google Play Store di android terbatas, Insya Allah dalam bulan ini atau paling lama 1 Februari 2024, Bujang Kurir versi iOS akan segera rilis. Ada payment namanya dompet bujang, semua transaksi bisa dilakukan di situ, dari pembayaran kurirnya, pemesanan makanan atau pengantaran barang, pembelian pulsa, pembayaran token listrik dan seterusnya bisa menggunakan layanan Dompet Bujang di aplikasi Bujang,” katanya.
Ia kemudian menceritakan awal mendirikan Bujang Kurir. Tahun 2015 silam, Rizky baru pulang dari Yogyakarta. Kala itu, Ia bersama sang teman, Adam tengah berada di salah satu warung kopi. Mereka ingin memesan makanan, namun tak ada yang membelikan. Dari situlah muncul ide Rizky dan dan teman-temannya untuk mendirikan Bujang Kurir.
“Berjalanlah kami berdua ditambah dengan satu kurir, Reza yang bantu saya. Jadi, kami bertiga. Mulai 1 Ramadan 1436 Hijriyah/18 Juni 2015 Bujang Kurir pertama kali berdiri. Di bulan pertama hanya tiga tiga order di bulan puasa,” katanya.
Tak puas sampai di situ, Reza pun mengajak rekan-rekan dari Teknik Informatika Universitas Tanjungpura (Untan) berkolaborasi untuk membuat aplikasi Bujang Kurir. Semua sumber daya manusia (SDM) Bujang Kurir berasal dari kampus lokal yakni Untan dan Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) yang kemudian memberi bekal pengetahuan tentang coding, digital marketing dan sebagainya.
“Apalagi sekarang ada program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka). Kami bekerja sama dengan Untan dan BSI bersinergi membangun aplikasi, mereka magang di Bujang Kurir, kemudian kita mengajarkan bagaimana coding, digital marketing dan seterusnya. Jadi, ada impact, hadirnya Bujang Kurir bukan hanya untuk kepentingan bisnis tetapi untuk dunia pendidikan,” katanya, menambahkan.
Reza mengajak semua pihak menggunakan produk lokal agar menjadi local pride (kebanggan lokal). Bujang kurir adalah satu-satunya platform aplikasi on demon service asli anak-anak dari Kota Pontianak.
“Bujang Kurir terbuka dengan masukkan untuk perbaikan layanan ke depannya. Mudah-mudahan apa yang kami kerjakan bermanfaat untuk kita dan kebanggaan di Kota Pontianak,” katanya, mengakhiri.
Penulis : Wiwin Indriani (Siaran)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....