KONI Papua Tengah Gelar Evaluasi Pasca PON XXI 2024
- 03 Okt 2024 05:54 WIB
- Nabire
KBRN, Nabire: KONI Provinsi Papua Tengah menggelar rapat dengan agenda evaluasi pasca pelaksanaan PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Rapat ini diadakan di Aula RRI Nabire pada Rabu malam, 2 Oktober 2024, dengan dihadiri pengurus KONI Papua Tengah.
Rapat tersebut dibuka oleh Sekretaris Umum Yeki Tobay, S.HI., M.KP. Tujuan rapat ini adalah untuk mengevaluasi hasil yang dicapai selama pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut didampingi Wakil Ketua KONI Papua Tengah, Cesar Avianto Tunya,

Dalam sambutannya, Cesar Avianto Tunya menyatakan bahwa Papua Tengah merupakan Daerah Otonomi Baru (DOB). Meskipun baru terbentuk, persiapan mereka untuk mengikuti PON XXI berlangsung sangat singkat.
Cesar juga mengapresiasi atlet Papua Tengah yang berhasil meraih 4 medali emas, 5 perak, dan 7 perunggu. Prestasi ini mengantarkan Papua Tengah berada di urutan ke-27 dalam klasemen perolehan medali PON XXI. ini semua dukungan ketua umum Dr Ribka Haluk.S.sos,MM
“ini juga adalah Perang penting dari ketua Umum KONI Papua Tengah Dr Ribka Haluk.S.Sos.MM yang selalu memberikan support serta dukungan bagi kontingen PON Provinsi Papua Tengah,”ujar cesar
Sekretaris Umum KONI Papua Tengah, Yeki Tobay menjelaskan bahwa perjuangan menuju PON sangatlah berat, mengingat KONI Papua Tengah masih dalam proses pembangunan. Namun, berkat kerja keras seluruh tim, mereka berhasil mencapai pencapaian yang membanggakan.

Sekretaris Umum KONI Papua Tengah, Yeki Tobay, turut menyampaikan apresiasinya atas kerja keras semua pihak yang terlibat. Menurutnya, keberhasilan ini tak lepas dari doa seluruh masyarakat Papua Tengah serta peran penting pelatih dan official.
Yeki juga menekankan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk menyiapkan langkah strategis dalam meningkatkan prestasi di ajang olahraga berikutnya. Evaluasi pasca-PON akan membantu menyusun program kerja yang lebih baik di masa depan.
Pada kesempatan tersebut, beberapa pengurus KONI juga mengusulkan peningkatan pembinaan bagi atlet muda. Hal ini diharapkan dapat menciptakan generasi atlet yang lebih siap dalam menghadapi ajang olahraga nasional.
Mereka juga membahas tantangan yang dihadapi selama PON, termasuk masalah fasilitas latihan yang terbatas. Beberapa cabang olahraga masih membutuhkan fasilitas yang lebih memadai untuk meningkatkan performa.
Selain itu, dibahas pula perlunya kerjasama yang lebih erat antara KONI dengan pemerintah daerah. Diharapkan dukungan dari berbagai pihak dapat membantu meningkatkan prestasi olahraga Papua Tengah.
Rapat ditutup dengan kesimpulan bahwa hasil PON XXI adalah pencapaian yang patut dibanggakan, namun masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Keberhasilan ini akan dijadikan motivasi untuk terus berkembang di ajang-ajang olahraga berikutnya.
Seluruh peserta rapat sepakat untuk menyusun rencana kerja yang lebih matang demi meningkatkan prestasi atlet Papua Tengah. Mereka optimis bahwa Papua Tengah akan terus menjadi kekuatan dalam dunia olahraga nasional.
Ia pun menambahkan dalam Pencapai prestasi di PON XXI Aceh sumut semoga di PON yang akan di gelar di dua provinsi Nusa Tenggara timur dan Nusa Tenggara Barat berikutnya lebih baik pencapaian prestasi lebih baik
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....