Keluarga Sanoy : Abdul Faris Umlati Merupakan Anak Keturunan Kami

  • 09 Sep 2024 20:14 WIB
  •  Sorong

KBRN, Sorong : Ribuan masa pendukung bakal calon Gubernur dan bakal calon wakil Gubernur Papu Barat Daya, Abdul Faris Umlati- Petrus Kasihiuw menggelar longmarch dan sekaligus menyampaikan aspirasi secara damai ke kantor KPU Papua Barat Daya. Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap keputusan MRPBD atas hasil verifikasi keaslian orang asli papua (OAP) sebagai syarat persetujuan menjadi calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Papua Barat Daya.


Disampaikan orator, putusan MRPBD kaitan dengan hasil verifikasi yang menyebutkan Abdul Faris Umlati bukan keturunan OAP sangat keliru, sebab menurut peta silsilah, Nenek dari Abdul Faris Umlati merupakan perempuan suku moi maya bermarga Sanoy yang bermukim di Raja Ampat, oleh sebab itu darah keturunan sebagai orang asli papua patut dihargai, tidak hanya itu MRPBD juga telah mengabaikan keberadaan perempuan Papua yang telah mempertaruhkan nyawa untuk dapat menghadirkan kehidupan anak-cucu keturunan papua sehingga diharapkan putusan MRPBD harus dipertimbangkan.


"Anak kami Abdul Faris Umlati dan Petrus Kasihiuw merupakan anak keturunan yang dilahirkan dari rahim perempuan papua,oleh sebab itu mereka memiliki hak yang sama dengan yang lainnya, kami minta agar MRPBD tidak mengebiri hak-hak kami masyarakat suku Moi Maya" kritik orator.


Mewakili keluarga Sanoy sekaligus paman Abdul Faris Umlati, menegaskan keberadaan Abdul Faris Umlati merupakan cucu sah dari almahumah Louisa Sanoy, sekaligus nenek dari Abdul Faris Umlati sehingga diharapkan MRPBD tidak memutuskan secara sepihak tanpa mengkonfimasi silsilah keluarga Sanoy yang merupakan marga asli Papua.


"KPU sebagai lembaga independen harus melihat persoalan ini secara objektif, sebab keputusan MRPBD tidak dilakukan sesuai dengan mekanisme yang ada, Abdul Faris Umlati merupakan anak keturunan keluarga kami, keluarga Sanoy oleh sebab itu dengan tegas kami harapkan KPUD Papua Barat Daya bekerja objektif tanpa tendensi kepentingan pihak manapun" tegas Sanoy.


Aksi penyampaian aspirasi ke kantor KPU Papua Barat Daya berjalan lancar dengan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian, aksi dengan penyampaikan aspirasi lisan dan tertulis disampaikan langsung kepada Ketua KPU Papua Barat Daya. Aksi demo tersebut tetap berlanjut kendati dibawah guyurann hujan deras.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....