Pasca Bentrok, Belasan Mahasiswa Terluka, 1 Terlindas Mobil
- 25 Agt 2024 21:21 WIB
- Lhokseumawe
KBRN Lhokseumawe: Pasca (Demo) aksi unjuk rasa menolak Revis UUD Pilkada yang berujung ricuh atau bentrok dengan aparat Polisi di gedung DPRK, 15 Mahasiswa dilaporkan terluka, dan sejumlah dari mereka sempat menjalani perawatan Medis.
Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Unimal Muhaimin, mengatakan, dari jumlah 15 mahasiswa terluka dalam aksi demo Jum'at, 23 Agustus kemarin, tiga diantanya masih harus menjalani perawatan medis.
”Setelah kami data, semua itu ada sekitar 15 O rekan kami terluka dalam aksi rusuh didepan Pintu gerbang DPRK Jumat kemarin, tiga dari mereka masih dirawat dirumah sakit“, kata Muhaimin dalam konferensi pers di Cafee Ohayo, Lhokseumawe, Minggu (25/8/2024).
Mereka dirawat di RS Bunda dan RS Kesrem. Sementara 1 mahasiswa mengalami luka terlindas mobil bagian pinggang dirawat dirumah sakit Cut Meutia, namun dikabarkan harus dirujuk ke RS Banda Aceh hari ini.
Menurut Muhaimin, mahasisswa tersebut bernama Rokayata Nuzukulkaha yang berasal dari Tebing Tinggi, Provinsi Sumatera Utara, mengalami luka serius pada bagian pinggang akibat terlindas ban mobil yang didorong mundur oleh Polisi disertai tembakan air Water Canon.
"Ketika kami diusir dengan siraman air water Canon, korban didalam mobil, ia terjatuh saat melompat, kemudia ia ikut terlindas ban mobil yang didorong mundur oleh pilisi", ungkap Muhaimin.
Muhaimin didampingi puluhan mahasiswa, mengakui kecewa dengan sikap perwakilan rakyat di DRPK yang dinilai tidak memihak kepada rakyat.
Awalnya mereka sepakat menjalan aksi unjuk rasa damai untuk menyerahkan petisi penolakan revisi UU Pilkada yang tidak ditanggapi secara bijaksana oleh anggota Dewan.
Namun Sikap Anggota DPRK membuat mahasiswa tersulut emosi, sehingga aksi unjuk rasa berubah menjadi tidak terkendali ketika terkena pukulan tongkat Polisi.
”Awalnya kami sepakat untuk menyerahkan Petisi secara Damai. Namun tidak ditanggapi serius oleh anggota DPRK, membuat kawan-kawan tersulut emosi setelah terkena pukulan tongkat polisi yang menghadang masuk di depan pintu gerbang DPRK“, ujarnya lagi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....