Cekcok dengan Messi, Jude Bellingham Beri Klarifikasi
- 16 Jul 2026 15:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Lionel Messi dan Jude Bellingham terlibat perdebatan di lapangan dalam semifinal Piala Dunia 2026 Argentina vs Inggris.
- Bellingham menjelaskan bahwa mereka hanya membahas keputusan pelanggaran wasit dan tidak ada masalah pribadi antara keduanya.
- Bellingham menyatakan bahwa perdebatan singkat seperti itu adalah hal biasa di lapangan dan mengaku tetap menghormati Messi.
RRI.CO.ID, Jakarta – Lionel Messi dan Jude Bellingham sempat cekcok di lapangan dalam semifinal Piala Dunia, Kamis, 16 Juli 2026. Suasana pertandingan Inggris vs Argentina cukup panas dengan sejumlah aksi 'bentrok' antarpemain yang tengah memperjuangkan tiket final tersebut.
Di tengah sejumlah insiden yang memicu emosi, Bellingham mencoba menegur wasit dan menyampaikan pendapatnya. Messi juga ikut menghampiri wasit, hingga akhirnya keduanya terlihat saling berdebat.
Tayangan video yang berfokus pada aksi keduanya itu langsung beredar di media sosial. Alhasil, kejadian tersebut menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet.
Beragam pandangan pun tak terhindarkan. Sebagian komentar berpihak pada Bellingham, sebagian lainnya membela Messi.
Bellingham akhirnya menjelaskan yang sebenarnya dari momen adu argumen tersebut. Dirinya menegaskan kejadian tersebut sebenarnya tidak sebesar anggapan banyak orang.
Ia dan Messi hanya membahas keputusan pelanggaran yang diberikan wasit. "Kami hanya membahas sebuah pelanggaran, tidak ada sesuatu yang buruk," kata Bellingham dalam wawancaranya usai pertandingan.
"Saya yakin semua orang bakal membesar-besarkan. Padahal kenyataannya tidak seperti itu," ujarnya.
Gelandang Real Madrid itu kemudian menceritakan awal percakapan dengan Messi. Ia merasa bahwa sebelumnya ada pelanggaran yang seharusnya juga diperhatikan wasit.
"Dia (Messi) bilang, 'Lalu bagaimana dengan pelanggaran terhadap saya?'" ujar Bellingham. "Saya menjawab, 'Kamu kan cukup kuat untuk menghadapi itu,'" kata Bellingham, menjelaskan percakapan tersebut.
Tetapi, Bellingham mengatakan ucapannya tidak dimaksudkan untuk menyepelekan atau memancing emosi Messi. Ia hanya menyampaikan pendapatnya dalam situasi pertandingan yang masih bertensi tinggi itu.
Pemain berusia 22 tahun tersebut memastikan tidak ada masalah pribadi dengan sang kapten Argentina. Menurutnya, perdebatan singkat seperti itu merupakan hal biasa di lapangan.
Meski Inggris gagal melaju ke final, Bellingham tetap memberikan penghormatan kepada Messi. Ia mengaku bangga bisa berhadapan langsung dengan salah satu pemain sepak bola terbaik.
"Memang saya kalah di sini, dan itu sangat menyakitkan. Tetapi adalah sebuah kehormatan bisa bertanding melawan Leo," kata Bellingham.
Ia juga mengungkapkan rasa kecewa karena Inggris kembali gagal memenuhi harapan pendukungnya. Bellingham bertekad menjadi generasi yang bisa membawa negaranya menjadi juara dunia.
"Memang mengecewakan, karena saya ingin menjadi bagian dari tim Inggris yang bisa berhasil mencapai itu. Saya minta maaf kepada para suporter yang kembali mendengar cerita serupa," ucap dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....