Jaga Kondusifitas Pemilu, Kapolrestabes Semarang Gandeng Dai Kamtibmas
- 22 Sep 2023 13:45 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang : Belasan Dai Kamtibmas di wilayah hukum Polrestabes Semarang, Jumat (22/09) berikrar untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertibaan Masyarakat dalam pemilu serentak 2024. Peran mereka yang sebagai pendakwah diharapkan memberikan pesan-pesan perdamaian ditengah perbedaan dalam pandangan politik.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengumpulkan belasan Dai Kamtibmas di Mapolrestabes Semarang. Mereka dikumpulkan untuk berkomitmen turut serta membantu kepolisian menciptakan suasana yang kondusif dan aman di Ibukota Jawa Tengah ini.
“Hal itu karena Indeks kerawanan pemilu (IKP) yang dikeluarkan Bawaslu RI, memasukan Kota Semarang ke urutan 12 daerah rawan, dan no satu di provinsi Jawa Tengah. Sehingga memerlukan semua pihak untuk tetap menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif selama gelaran pemilu serentak,” tegas Kapolrestabes Semarang.
Peran mereka, lanjutnya, nanti menjadi bagian dari cooling system pemilu yang diprediksi akan terjadi polarisasi ditengah masyarakat. Melalui dakwah yang disampaikan Dai Kamtibmas ini, mereka dapat membantu menetralkan suasana ditengah gejolak eskalasi pemilu serentak 2024.
“Kami berharap melalui kerjasama yang terintegrasi semua lini, Indeks Kerawanan Pemilu bisa dijawab kalau di kota semarang tidak sebahaya itu. Selain menggandeng Dai juga seluruh warga semarang serta tokoh masyarakat harus turut serta menjadi bagian darimenjaga situasi yang kondusif,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Dai Kamtibmas Polda Jateng Sunardi Djoko Santoso ditemui usai acara menyambut baik kerjamasa yang apik antara polri dengan pemuka agama. Dalam acara pemeliharaan kondusifitas kota jelang pemilu itu, Sunardi mengatakan kesepakatan itu menyikapi potensi menghangatnya suhu politik.
“Kalau ramai-ramai nanti dikhawatirkan sektor lain bisa terganggu. Misalnya perekonomian, para investor akan pikir ulang kalau mau masuk jika masih ada yang ramai-ramai (perselisihan),” tandasnya.
Sehingga, lanjut Sunardi diperlukan cooling sistem dalam hal ini Dai bisa melakukan dengan memberikan pesan-pesan damai dan menyejukan.
“Kita kan pendakwah maka nanti kami akan ada kegiatan yang mengidentifikasi masalah dimasyarakat. Kemudian melakukan langkah dengan siraman rohani yang menyejukan dengan bahasa ulama yang sejuk dan bisa diterima di masyarakat .
Menurut Sunardi, kondusifitas wilayah memang wajib dijaga agar tidak menganggu sektor lain. Sehingga masyarakat diharapkan wajib turut serta berpartisipasi mengawal kondusifitas wilayah dalam proses pemilu yang saat ini masih berjalan di KPU.
“Perbedaan dalam pandangan politik menurut Ketua Dai Kamtibmas Polda Jateng ini sesuatu yang biasa dalam setiap gelaran pemilu. Saat in relative eskalasi politik masih terkendali,” katanya.