Delapan Agustus 1360, Awal Islam Masuk di Tanah Papua

  • 12 Jan 2025 09:22 WIB
  •  Fak Fak

KBRN,Fakfak: Momen bersejarah tercatat dalam seminar nasional mengenai masuknya Islam di Tanah Papua, yang menetapkan bahwa Islam pertama kali hadir pada Selasa, 8 Agustus 1360 Masehi, bertepatan dengan 24 Ramadhan 761 Hijriyah. Tokoh pembawa agama Islam adalah Abdul Ghaffar, seorang mubaligh dari Aceh, yang tiba di Kampung Gar atau Furuwagi, Kabupaten Fakfak.

Keputusan ini diumumkan pada Sabtu malam, 11 Januari 2025, melalui berita acara nomor C005/DP-P.XXXIII/1/2025, yang ditandatangani oleh tokoh-tokoh Papua dan para raja. Sekretaris Tim Perumus, KH. Fadlan Garamatan, mengungkapkan bahwa Islam telah menyebar lebih awal di Papua dibanding bangsa kolonial seperti Spanyol, Portugis, dan Belanda, melalui jalur perdagangan dan dakwah.

"Islam telah terinternalisasi dalam sistem kerajaan di Fakfak seperti Kerajaan Fatagar, Rumbati, dan Atiati, serta kerajaan lainnya di Papua Barat dan Raja Ampat," jelas KH. Fadlan.

Berbagai penelitian menguatkan keberadaan Islam sejak abad ke-14 di Papua melalui bukti artefak, masjid tua, kitab Al-Qur’an, dan tradisi masyarakat. Fakta ini juga menegaskan bahwa Islam menjadi bagian penting dalam sistem sosial masyarakat Papua, selaras dengan konsep "Satu Tungku Tiga Batu", yang merangkul harmoni antara Islam, Kristen, dan Katolik.

Penyerahan Berita Acara Penetapan Seminar Nasional Sejarah Masuknya Agama Islam di Tanah Papua oleh Ketua Umum MUI Papua Barat KH Ahmad Nausrau, Spd.I., MM kepada Pj.Gubernur Papua Barat, Drs H. Ali Baham Temongmere., M.Tp, (Foto: Sumber RRI/NicoAfloubun)

Berita acara ini ditandatangani oleh sejumlah tokoh, antara lain:

Abdullah Manaray, ST (DPD RI), H. Saleh Siknun, SE (DPR Papua Barat), Abdul Gani Ishak Bauw (Raja Rumbati), Arif H. Rumagasen, S.Sos., MAP (Raja Sekar), Randi Asnawir Ombaier, S.Sos (Raja Namatota), H. Syaiful Islam Al Payage (MUI Papua)

Seminar ini dirumuskan oleh tim yang dipimpin oleh Dr. Ir. Mulyadi Djaya, M.Si dan melibatkan akademisi serta tokoh agama seperti Prof. Yon Machmudi, Ph.D, dan KH. Fadlan Garamatan.

Acara yang berlangsung di Gedung Wintder Tuare, Fakfak, dibuka secara resmi oleh Penjabat Gubernur Papua Barat, Drs. H. Ali Baham Temongmere, M.Tp, dan Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Dr. Drs. Muhammad Musaad, M.Si.

Penetapan 8 Agustus 1360 sebagai awal masuknya Islam di Papua diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang sejarah Islam di tanah ini, sekaligus menjadi momentum untuk menjaga harmoni antarumat beragama di Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....