PLTS Jakabaring Percontohan Energi Bersih Skala Kecil
- 27 Feb 2024 14:45 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Berdasarkan data Dinas ESDM Sumsel, Listrik EBT tenaga surya di Sumsel saat ini sebesar 7, 7 Mega Watt (MW). Jumlah itu masih jauh di bawah potensi energi surya di provinsi itu yang mencapai 17.233 MW.
Potensi energi surya di Sumatera Selatan dapat dikembangkan secara optimal untuk penyedian energi bersih menyusul kajian Institue Essential Service Reform (IESR) tahun 2021, potensi teknis energi surya di Sumatera mencapai 441,15 GW, sedangkan potensi seluruh provinsi di Indonesia sebesar 7.714,6 GW dengan skenario tertinggi.

Rizqi M Prasetyo, Koordinator Sub-nasional, Program Akses Energi Berkelanjutan, IESR mengatakan PLTS Jakabaring dapat menjadi salah satu percontohan pembangkit listrik energi terbarukan dalam skala kecil. Dengan skema pembiayaan yang kreatif, salah satunya Pelaksanaan Perpres No. 112/2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik. ”Peraturan itu perlu terus didorong agar dapat membuat harga pembelian energi terbarukan skala kecil lebih menarik,” tutur Rizki dalam milis yang diterima Tim Jelajah Energi Sumsel, Selasa (27/5/24)
Sementara itu, Manager PT Sumsel Energi Gemilang, selaku perusahaan yang menaungi PLTS Jakabaring, Ali Kartili menyebut terdapat 5.288 keping solar panel tersusun diatas pemanfaatan lahan 2,5 hektare (h). “Dari total yang panel yang tersusun itu mampu menghasilkan puncak energi listrik hingga 2 Mega Watt (MW) saat sinar matahari mencapai puncaknya,” sambungnya saat wawancara bersama Tim Jelajah Energi Sumsel
Sedangkan pemanfaatkan produksi sejauh ini mencapai 1,6 MW. Namun Ali menuturkan saat musin hujan PLTS Jakabaring terkadang hanya mampu menyerap 10 persen energi Matahari, artinya hanya mampu menghasilkan 200 Kilo Watt Peak (KwP) energi listrik yang di distribusikan ke PLN. “Sejak 2018, PLTS Jakabaring beroperasi secara komersial (COD) dan masuk ke dalam sistem jaringan PLN," pungkas Ali.
PLTS Jakabaring dibangun pada tahun 2015 dan selesai pada tahun 2018 untuk menopang perhelatan Asian Games di Kota Palembang sebagai tuan rumah kala itu.
PLTS Jakabaring hingga saat ini terus menghasilkan produksi listrik demi mendukung program pemerintah Zero Emisi di tahun 2060.