Mencegah Stunting dengan Pemberian ASI Secara Tepat
- 27 Feb 2025 04:58 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Stunting merupakan salah satu masalah gizi akibat kekurangan gizi kronis dalam 1000 hari pertama kehidupan yang akan berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental anak.
Faktor penyebab stunting salah satunya karena kurangnya asupan gizi selama balita dimana pemberian ASI (Air Susu Ibu) eksklusif merupakan gizi terbaik yang diterima bayi dalam 6 bulan pertama kehidupan.
Dalam acara Mozaik Indonesia, Obrolan Pencegahan Stunting Pro 1 , Rabu (26/2/2025), Ahli Gizi juga selaku Fasilitator Konseling Menyusui dari KPASI Kalteng, Banun Rohimah,SGz.,M.Gizi, mengatakan kandungan gizi yang terdapat dalam ASI tidak dimiliki oleh satupun jenis makanan di seluruh dunia karena memiliki komposisi terbaik.
"Di situ ada vitamin, mineral, protein, dan yang paling penting adalah di dalam ASI itu ada zat yang sangat membantu memelihara kesehatan bayi," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan dalam pemberian ASI perlu memahami bagaimana posisi dan pelekatan ASI, jadi kalau menyusui itu pastikan posisi bayi itu sesuai antara kepala badan dan kakinya, badan bayi dekat ke tubuh ibu.
"Jadi posisi itu penting karena pada saat bayi sudah tidur maka akan otomatis membuka mulutnya kemudian ada pelepasan pelekatan artinya sudah cukup ASI yang masuk ke dalam mulut bayi itu," ucapnya.
Menurut Banun, pemberian ASI yang tepat dipengaruhi oleh posisi atau peletakan ASI yang tepat sesuai aturan. Dengan demikian anak/bayi akan mendapatkan sistem imun sehingga anak tidak mudah terkena infeksi artinya jika anak yang diberikan ASI akan bermanfaat mencegah stunting.
"Menyusui bukan hanya ‘tugas’ seorang Ibu. Ibu juga butuh dukungan dan lingkungan yang nyaman dari keluarga dan orang sekitarnya agar dapat memberikan ASI Eksklusif bagi buah hati," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....