Masyarakat Harus Bersatu Menjaga Persatuan Menjelang Pilpres 2024

  • 11 Des 2023 21:06 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya : Pembagian wacana dan pandangan politik yang beragam menjadi ujian bagi persatuan dan kesatuan bangsa ketika kita menghadapi masa pemilihan presiden yang semakin dekat. Dalam upaya untuk merangkul keberagaman dan memperkokoh persatuan, Yandi Novia, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kalteng, mengajak masyarakat untuk bersatu dalam semangat kebangsaan.

Melalui pernyataannya, Yandi Novia menegaskan bahwa menjaga persatuan dan kesatuan merupakan tanggung jawab bersama, terlepas dari perbedaan pandangan politik. "Pemilihan presiden adalah momen penting bagi kita semua. Saatnya untuk menunjukkan kedewasaan politik dengan menghargai perbedaan dan menjaga persatuan sebagai pondasi kuat negara kita," ujar Yandi Novia. Senin (11/12/2023).

"Kami menegaskan komitmen untuk menjadi agen perdamaian dan persatuan di tengah masyarakat. Yandi Novia menekankan perlunya dialog yang konstruktif dan menghindari retorika yang dapat memecah belah dan mengajak semua pihak untuk menjauhi ujaran kebencian, fitnah, dan provokasi yang dapat merusak tatanan sosial," ucap Yandi.

Dalam spirit kebangsaan, Pemuda Muhammadiyah Kalteng mendukung partisipasi aktif masyarakat dalam pemilihan. Mengajak semua warga untuk memberikan suara sesuai dengan hati nurani dan analisis mendalam tentang figur yang didukung, namun tetap dengan menjunjung tinggi semangat kebersamaan.

Pemuda Muhammadiyah Kalteng juga menyoroti pentingnya pemahaman politik yang baik. Melalui edukasi politik, berupaya agar masyarakat dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi. Yandi Novia mengatakan, "Kami menghimbau agar masyarakat mencari informasi dari berbagai sumber, memahami isu-isu penting, dan tidak terpengaruh oleh narasi yang mengarah pada perpecahan," ujarnya.

Selain itu, Pemuda Muhammadiyah Kalteng aktif mempromosikan semangat keadilan dan toleransi. Mereka menekankan bahwa dalam perbedaan terdapat kekayaan, dan keberagaman harus dihormati sebagai bagian integral dari identitas bangsa.

Dalam konteks keamanan dan ketertiban, menyatakan, "Kita perlu menjaga agar proses pemilihan berlangsung dengan damai. Keamanan dan ketertiban harus diutamakan demi kelancaran proses demokratis, juga mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang bersifat menghasut. "Kita harus bijak menyikapi informasi dan tidak mudah terpancing konflik," kata Yandi Novia.

Terakhir, Pemuda Muhammadiyah Kalteng menyampaikan harapan bahwa pemilihan presiden dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. "Dengan menjaga semangat kebersamaan, kita akan membangun masa depan yang lebih baik untuk Indonesia," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....