Ukraina Protes Keputusan FIA Cabut Larangan Rusia dan Belarus di Kejuaraan Resmi
- 29 Agt 2026 13:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ukraina ajukan protes terhadap FIA soal dugaan pelanggaran oleh federasi otomotif Rusia (RAF).
- Protes juga menyoroti keputusan FIA terkait pencabutan kewajiban netralitas terhadap pembalap Rusia dan Belarus.
- Perubahan kebijakan tersebut membuat pembalap Rusia dan Belarus dapat kembali tampil dengan identitas dan simbol negara masing-masing.
RRI.CO.ID, Jakarta – Federasi Otomotif Ukraina (FAU) mengajukan protes kepada Komite Etik Federasi Otomotif Internasional (FIA) terkait aktivitas Federasi Otomotif Rusia (RAF). FAU meminta penyelidikan terhadap RAF yang disebut membuka dan mengoperasikan kantor di Crimea, Sevastopol, Donetsk, dan Zaporizhzhia.
Menurut FAU, wilayah tersebut diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai bagian dari Ukraina. FAU menilai tindakan RAF melanggar statuta FIA mengenai kewenangan olahraga nasional.
Statuta tersebut menyatakan hanya terdapat satu otoritas olahraga nasional yang diakui untuk setiap negara. “RAF secara tidak sah mengklaim kewenangan olahraga yang menjadi hak FAU,” kata FAU dalam pernyataan resminya, Sabtu, 29 Agustus 2026.
FAU meminta Komite Etik FIA segera membuka penyelidikan dan menutup kantor RAF di wilayah yang disengketakan. Protes tersebut juga menyoroti perubahan kebijakan FIA terhadap pembalap dan tim Rusia serta Belarus.
Pada 3 Agustus 2026, FIA mencabut sejumlah pembatasan terhadap pembalap dan tim asal Rusia maupun Belarus. Kebijakan tersebut mengakhiri kewajiban penggunaan simbol netral dalam kompetisi resmi FIA.
Sejak Maret 2022, pembalap Rusia dan Belarus masih diperbolehkan berkompetisi dengan sejumlah persyaratan. Mereka sebelumnya dilarang menggunakan bendera nasional dan wajib tampil di bawah bendera netral FIA.
Pembatasan tersebut merupakan respons FIA terhadap invasi Rusia ke Ukraina yang dimulai pada Februari 2022. Kini, pembalap kedua negara tidak lagi diwajibkan menandatangani komitmen netralitas saat mengikuti kompetisi.
Simbol nasional Rusia dan Belarus juga kembali diperbolehkan dalam kompetisi resmi FIA. Ketentuan tersebut mencakup bendera, warna, perlengkapan, mobil, hingga lagu kebangsaan.
Namun, FIA tetap melarang penyelenggaraan kompetisi atau balapan internasional di Rusia dan Belarus. Hingga kini, FIA maupun RAF belum memberikan tanggapan resmi mengenai protes FAU tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....