4 Perubahan Regulasi dan Inisiatif Keberlanjutan F1 Musim 2025

  • 20 Nov 2024 15:12 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor : Komisi Formula 1, Rabu (13/11/2024), menggelar pertemuan penting untuk membahas perubahan besar menjelang musim 2025 dan persiapan era baru balap motor kelas atas yang akan dimulai pada 2026. Dari diskusi tersebut, disepakati empat perubahan besar yang mencakup peraturan teknis, olahraga, dan keuangan.

1. Perubahan Teknis: Pendingin untuk Kondisi Panas Ekstrem

Mulai musim 2025, semua tim diwajibkan menyediakan sistem pendingin udara untuk para pembalap dalam kondisi panas ekstrem. Keputusan ini diambil setelah insiden di beberapa balapan, termasuk Grand Prix Qatar 2023, di mana suhu kokpit yang sangat tinggi membuat beberapa pembalap harus mundur untuk menghindari risiko kesehatan. Perangkat pendingin ini dirancang untuk memberikan kenyamanan lebih kepada pembalap sekaligus meningkatkan keselamatan mereka.

2. Perubahan Olahraga: Grid Baru dan Sprint untuk Pemula

Dua perubahan signifikan di peraturan olahraga juga telah disetujui. Pertama, protokol tata letak grid akan dimodifikasi untuk mengakomodasi situasi di mana salah satu mobil dari tim tertentu harus dipensiunkan sebelum balapan dimulai. Kedua, inisiatif balapan sprint khusus pemula yang telah diuji pada akhir musim 2024 akan dilanjutkan pada musim 2025. FIA berencana mengembangkan konsep ini untuk implementasi penuh pada 2026, memberikan kesempatan kepada pembalap rookie untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam format balapan pendek.

3.Perubahan Keuangan: Pengecualian untuk Inisiatif Keberlanjutan

Komisi juga menyetujui langkah-langkah baru terkait aturan keuangan. Biaya yang digunakan untuk "inisiatif keberlanjutan" akan dikecualikan dari batas anggaran, memberikan kelonggaran bagi tim untuk berinvestasi lebih banyak dalam teknologi ramah lingkungan tanpa melanggar aturan keuangan yang ketat. Langkah ini dianggap penting untuk mendukung tujuan keberlanjutan jangka panjang Formula 1.

Selain perubahan untuk musim 2025, diskusi juga mencakup perkembangan peraturan teknis 2026. Nikolas Tombazis, Direktur Teknis FIA, menyatakan bahwa regulasi baru tersebut akan fokus pada peningkatan performa mobil melalui penguatan downforce. Draft peraturan ini diharapkan siap untuk disetujui oleh FIA World Motor Sport Council setelah akhir musim 2024.

Sebagai bagian dari langkah inklusivitas, peraturan olahraga untuk Formula 1, F2, dan F3 juga direvisi untuk menggunakan bahasa netral gender. Revisi ini meliputi penghapusan kata ganti berbasis gender dan frasa yang mengacu pada satu jenis kelamin tertentu.

Perubahan-perubahan ini menunjukkan komitmen Formula 1 untuk terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan zaman. Dengan fokus pada keselamatan, keberlanjutan, dan inklusivitas, F1 tidak hanya menjadi ajang balap motor terbaik di dunia tetapi juga pelopor dalam inovasi teknologi dan sosial. Musim 2025 akan menjadi awal dari fase baru yang menjanjikan, sebelum era baru resmi dimulai pada 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....