Leylah Fernandez Akhiri Paceklik Gelar di Singapore Tennis Open

  • 28 Sep 2026 09:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Leylah Fernandez menjuarai Singapore Tennis Open setelah mengalahkan Talia Gibson dua set langsung dengan skor 7-5, 6-0.
  • Gelar Singapura menjadi trofi keenam Fernandez dan gelar keduanya pada level WTA 500.
  • Fernandez membawa momentum tersebut menuju turnamen Beijing dalam lanjutan Asian Swing.

RRI.CO.ID, Singapura – Leylah Fernandez mengakhiri paceklik gelar musim 2026 setelah menjuarai Singapore Tennis Open, Minggu, 27 September 2026. Petenis Kanada itu menaklukkan Talia Gibson 7-5, 6-0 dalam final yang berlangsung selama satu jam 38 menit.

Gelar tersebut menjadi trofi keenam Fernandez sepanjang kariernya di WTA Tour. Prestasi itu juga merupakan gelar keduanya pada level WTA 500.

Fernandez tampil dominan sepanjang turnamen dengan hanya kehilangan satu set menuju partai puncak. Ia mengalahkan unggulan pertama Mirra Andreeva di perempat final dan Maja Chwalinska pada semifinal.

Pada laga final di OCBC Arena, Fernandez sempat kehilangan keunggulan atas Gibson setelah dua kali gagal mempertahankan servisnya. Namun, ia kembali mematahkan servis lawan pada gim berikutnya untuk mengamankan set pertama 7-5.

Set kedua berlangsung sepenuhnya dalam kendali Fernandez setelah Gibson tidak mampu menciptakan peluang break. Petenis berusia 24 tahun itu memenangi 82 persen poin dari servis pertamanya dan melaju tanpa kehilangan gim.

Dalam seremoni penyerahan trofi, Fernandez memberikan apresiasi kepada Gibson yang menjalani final WTA pertamanya. “Selamat untuk Talia dan timnya, kalian tampil luar biasa dan saya yakin akan ada banyak final serta gelar berikutnya,” kata Fernandez, dikutip dari WTA.

Fernandez juga berterima kasih kepada pendukung yang hadir selama turnamen di Singapura. “Dukungan dan energi positif kalian membuat pekan ini sangat istimewa,” ujarnya.

Keberhasilan tersebut melanjutkan catatan positif Fernandez dalam rangkaian turnamen Asia. Tiga dari enam gelar kariernya diraih di Asia, yakni Hong Kong 2023, Osaka 2025, dan Singapura 2026.

Gelar Singapura turut meningkatkan kepercayaan diri Fernandez menjelang turnamen berikutnya di Beijing. Terlebih, ia berhasil mencatat kemenangan Top-10 keduanya musim ini usai mengalahkan peringkat lima dunia, Andreeva.

“Kemenangan ini memberi saya banyak kepercayaan diri, tetapi besok saya harus memulai dari nol. Beijing tidak mudah karena banyak pemain top, tetapi pengalaman pekan ini membuat saya yakin bisa mengulanginya,” kata Fernandes.

Turnamen China Open di Beijing akan digelar mulai tanggal 2 Oktober 2026. Fernandes berharap ia dapat mengulangi kesuksesan di Singapura saat tampil di Beijing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....