Alexander Zverev Juara US Open 2026, Raih Gelar Grand Slam Kedua

  • 14 Sep 2026 09:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Alexander Zverev mengalahkan Ben Shelton dalam empat set untuk menjuarai US Open 2026.
  • Gelar tersebut menjadi Grand Slam kedua Zverev setelah menjuarai Roland Garros pada Juni lalu.
  • Zverev kini semakin dekat dengan Jannik Sinner dalam persaingan peringkat satu dunia.

RRI.CO.ID, New York – Alexander Zverev menjuarai US Open 2026 setelah mengalahkan petenis tuan rumah Ben Shelton, Senin, 14 September 2026. Petenis Jerman itu menang 6-3, 7-6(2), 5-7, 6-2 dalam final berdurasi 3 jam 33 menit di Arthur Ashe Stadium.

Gelar tersebut menjadi trofi Grand Slam kedua Zverev sepanjang musim 2026. Sebelumnya, petenis berusia 29 tahun itu menjuarai Roland Garros pada Juni lalu.

Zverev kini menjadi petenis putra keempat pada Era Terbuka yang meraih dua gelar Grand Slam dalam satu musim. Pencapaian itu melengkapi kebangkitannya setelah melalui sejumlah hasil mengecewakan di final turnamen Grand Slam.

Pada awal 2025, Zverev kalah dari Jannik Sinner di final Australian Open. Tahun ini, ia mencapai semifinal di Melbourne, menjuarai Roland Garros, kemudian menjadi finalis Wimbledon.

“Saya ingin berterima kasih kepada tim saya. Kami menunggu 30 tahun untuk gelar Grand Slam, sekarang meraih dua dalam tiga bulan,” kata Zverev dalam seremoni penyerahan trofi.

Dilansir dari ATP, Zverev tampil tenang menghadapi permainan agresif Shelton. Ia mampu meredam kekuatan lawannya melalui pukulan dalam dan akurat saat reli berlangsung panjang.

Shelton sempat menghidupkan peluang setelah merebut set ketiga dengan skor 7-5. Namun, Zverev langsung membalas dengan mematahkan servis Shelton pada gim pembuka set keempat.

Setelah itu, Zverev kembali mengendalikan pertandingan dan memenangi 12 dari 14 poin terakhir. Hasil tersebut memastikan petenis Jerman itu menutup laga dengan kemenangan empat set.

Sementara itu, kekalahan tersebut menjadi final Grand Slam pertama bagi Shelton yang masih berusia 23 tahun. Meski gagal menjadi juara, Shelton akan naik ke peringkat tertinggi dalam kariernya, yakni posisi keempat ATP.

Shelton sebelumnya mengalahkan juara bertahan Carlos Alcaraz pada perempat final. Ia menang lima set melawan Alcaraz, sebelum melaju ke semifinal untuk mengalahkan rekan senegaranya, Frances Tiafoe.

“Ben, kamu adalah pemain yang luar biasa dan juga pribadi yang luar biasa. Ini adalah final Grand Slam pertamamu, tetapi saya sudah mengatakan bahwa kamu akan kembali ke sini berkali-kali,” ujar Zverev kepada Shelton.

Kemenangan di New York membuat Zverev mengoleksi 53 kemenangan sepanjang musim 2026. Ia juga unggul 700 poin atas Sinner dalam persaingan menuju ATP Year-End No. 1.

Dalam PIF ATP Live Rankings, Zverev kini berada 1.810 poin di belakang Sinner. Catatan tersebut membuat persaingan perebutan posisi petenis nomor satu dunia semakin terbuka menjelang akhir musim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....