Rybakina Kalahkan Gauff, Tantang Sabalenka di Final US Open 2026
- 11 Sep 2026 14:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Elena Rybakina bangkit mengalahkan Coco Gauff 3-6, 6-4, 6-4 untuk mencapai final US Open pertamanya.
- Rybakina menjadi petenis kelima dalam dua dekade terakhir yang mencapai final Australia dan US Open pada tahun yang sama.
- Rybakina akan menghadapi Aryna Sabalenka dalam ulangan final Australian Open 2026.
RRI.CO.ID, New York – Elena Rybakina mencapai final US Open perdananya setelah bangkit mengalahkan Coco Gauff pada Jumat, 11 September 2026. Sehari sebelumnya, Rybakina berhasil memastikan diri sebagai petenis nomor satu dunia untuk pertama kalinya.
Dilansir dari WTA, Rybakina menundukkan Gauff dengan skor 3-6, 6-4, 6-4 dalam pertandingan selama 2 jam delapan menit. Kemenangan di Arthur Ashe Stadium itu sekaligus mengantarkan Rybakina ke final turnamen Grand Slam ketiganya tahun ini.
Gauff mampu merebut set pertama setelah memanfaatkan satu break dan 18 kesalahan sendiri yang dibuat Rybakina. Namun, Rybakina mampu memperbaiki permainannya untuk memimpin 4-1 sebelum menutup set kedua dengan skor 6-4.
Pertandingan semakin ketat pada set penentuan hingga Rybakina memperoleh peluang break pada gim kedelapan. Ia memanfaatkannya untuk unggul 5-3, meski Gauff sempat menyamakan kedudukan setelah merebut servisnya.
Petenis berusia 27 tahun itu langsung merespons dengan mematahkan servis Gauff dan memastikan kemenangan tiga set. “Pertandingan yang sangat ketat, saya sangat senang dan bangga,” ujar Rybakina seusai pertandingan.
Rybakina kini menjadi petenis kelima dalam dua dekade terakhir yang mencapai final Australia dan US Open dalam satu musim. Ia menyamai pencapaian Justine Henin, Victoria Azarenka, Angelique Kerber, dan Aryna Sabalenka.
Unggulan kedua itu juga memperbaiki catatan pertemuannya melawan Gauff menjadi dua kemenangan dari tiga pertandingan. Tahun ini, ia juga mencatat rekor sempurna 10-0 saat menghadapi petenis asal Amerika Serikat.
Di partai puncak, Rybakina akan menghadapi Sabalenka dalam pertemuan ketiga mereka di final turnamen Grand Slam. Sabalenka sebelumnya mengalahkan Jessica Pegula 7-5, 6-2 untuk mencapai final US Open keempat secara beruntun.
Final tersebut menjadi pertemuan ke-18 kedua petenis, dengan Sabalenka unggul sementara 10-7. Laga ini akan menjadi ulangan pertemuan keduanya di final Australian Open 2026 awal tahun ini.
Rybakina menilai Sabalenka memiliki permainan agresif dengan servis kuat sehingga membutuhkan persiapan maksimal. “Saya harus membawa energi terbaik, mengandalkan servis terbaik, dan mengambil keputusan tepat pada momen penting,” kata Rybakina.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....