PBVSI Hormati Keputusan Megawati Absen di Asian Games 2026

  • 05 Sep 2026 11:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PBVSI menghormati keputusan Megawati Hangestri absen di Asian Games 2026 demi memulihkan kondisi fisiknya
  • Tanpa Megawati, Timnas voli putri Indonesia mengandalkan pemain lain sekaligus mempersiapkan regenerasi.
  • PBVSI menargetkan Timnas putri menembus posisi lima atau enam besar Asian Games 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta - PP PBVSI menghormati keputusan Megawati Hangestri untuk tidak memperkuat Timnas voli putri Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Megawati memilih fokus memulihkan kondisi fisiknya dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi di Korea Selatan.

Wakil Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBVSI, Loudry Maspaitella, mengakui peran Megawati masih sangat penting bagi Timnas. Namun, PBVSI memahami keputusan Megawati yang membutuhkan waktu istirahat untuk pemulihan kondisi fisiknya.

“Kita tidak bisa mengingkari bahwa Mega masih yang terbaik di posisinya,” ujar Loudry Maspaitella, dalam wawancara bersama Pro 3 RRI, Jumat, 4 September 2026. Menurutnya, bergabung dengan Timnas akan membuat waktu istirahat Megawati berkurang karena harus menjalani latihan.

PBVSI sebelumnya telah memanggil Megawati untuk bergabung dalam persiapan Asian Games 2026. Namun, Megawati menyampaikan keinginannya beristirahat agar bisa tampil optimal bersama klubnya di Korea Selatan.

Loudry menilai keputusan tersebut perlu dihormati karena berkaitan dengan kondisi dan karier Megawati. Di sisi lain, absennya pemain opposite tersebut menjadi tantangan bagi Timnas putri Indonesia.

“Kita hormati itu, sambil kita menyiapkan regenerasi pemain pelapis Mega di masa yang akan datang,” kata Loudry. Timnas kini harus mengoptimalkan pemain lain untuk mengisi peran Megawati di sektor serangan.

Pelatih Marcos Sugiyama membawa dua opposite, yakni Khanza Putri Yanzi dan Azzahra Dwi Febyane. Keduanya akan menjadi bagian dari skema serangan Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya.

Selain dua opposite, Indonesia juga memiliki empat pemain yang berposisi sebagai outside hitter. Komposisi tersebut diharapkan mampu menjaga kekuatan serangan meski tanpa kehadiran Megawati.

Asian Games 2026 akan menjadi kesempatan bagi para pemain muda menunjukkan kemampuan mereka. Ajang ini sekaligus menjadi momentum bagi PBVSI mempersiapkan regenerasi sektor putri Indonesia.

PBVSI menargetkan Timnas putri mampu menembus posisi lima atau enam besar Asian Games 2026. Target tersebut akan diuji oleh persaingan ketat menghadapi negara-negara kuat di kawasan Asia.

Tanpa Megawati, Timnas putri dituntut bermain lebih kolektif dan mengandalkan kekuatan seluruh pemain. PBVSI berharap komposisi baru mampu menjawab tantangan sekaligus membuka peluang lahirnya pemain andalan berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....