Alcaraz Kembali ke US Open, Tantangan Berat Menanti
- 31 Agt 2026 15:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Carlos Alcaraz kembali ke nomor tunggal US Open setelah absen sejak April akibat cedera pergelangan tangan.
- Roman Safiullin menjadi lawan pembuka Alcaraz di Arthur Ashe Stadium, Senin, 31 Agustus 2026, dengan rekor pertemuan imbang satu banding satu.
- Alcaraz mengandalkan kesiapan fisik, kepercayaan diri, dan dukungan tim untuk mempertahankan gelar yang diraihnya musim lalu.
RRI.CO.ID, New York – Carlos Alcaraz kembali ke US Open 2026 sebagai juara bertahan setelah absen sejak April akibat cedera pergelangan tangan. Unggulan kedua itu menghadapi Roman Safiullin, dengan kondisi kebugaran menjadi perhatian utama dalam upayanya mempertahankan gelar.
Alcaraz meraih Grand Slam pertamanya di US Open 2022 dan kini telah mengoleksi tujuh gelar major. Petenis Spanyol itu juga memenangkan Australian Open Januari lalu, sekaligus melengkapi koleksi Grand Slam dalam kariernya.
Namun, cedera pergelangan tangan kanan menghentikan langkah Alcaraz pada babak kedua Barcelona Open April lalu. Sejak saat itu, ia belum memainkan pertandingan kompetitif di nomor tunggal hingga kembali ke New York.
Alcaraz sempat tampil bersama Serena Williams dalam nomor ganda campuran US Open pekan lalu. Mereka tersingkir pada babak kedua, tetapi Alcaraz tampil energik tanpa menunjukkan masalah pada pergelangan tangannya.
Absennya Jannik Sinner membuat Alcaraz tetap menjadi kandidat utama perebutan gelar US Open tahun ini. Namun, ketahanan fisiknya menjadi perhatian karena pertandingan tunggal putra Grand Slam menggunakan format lima set.
Sementara itu, Safiullin juga menghadapi tantangan setelah musim lalu terganggu cedera hingga harus absen usai US Open. Penurunan peringkat kemudian membuat petenis Rusia tersebut lebih sering bertanding di level Challenger tahun ini.
Meski persiapannya terbatas, Safiullin tetap menunjukkan potensi berbahaya ketika permainannya mencapai performa terbaik. Ia mencapai babak 16 besar Wimbledon 2026 sebagai pemain kualifikasi setelah mengalahkan Andrey Rublev dan Joao Fonseca.
Alcaraz dan Safiullin sudah bertemu dua kali dengan catatan kemenangan sama kuat, satu banding satu. Safiullin menang di Paris Masters 2023, sebelum Alcaraz membalas pada Olimpiade Paris 2024.
Safiullin memiliki catatan sempurna dengan tiga kemenangan dalam tiga pertandingan babak pertama US Open. Namun, ia belum mengalahkan pemain sepuluh besar sejak menundukkan Alcaraz di Paris.
Menjelang pertandingan, Alcaraz mengaku membutuhkan atmosfer kompetisi setelah lama menjalani pemulihan dan latihan. Meski absen panjang akibat cedera, ia menilai hal itu membantunya memahami pentingnya kekuatan mental dan kepercayaan pada tim.
“Saya pikir cedera itu banyak membantu saya memahami bahwa semuanya sekarang bergantung pada pikiran saya. Saya hanya perlu percaya kepada tim dan orang-orang saya yang mengatakan semuanya akan baik-baik saja,” kata Alcaraz.
Pemain berusia 23 tahun itu juga menyebut latihan yang dijalaninya sejauh ini berjalan dengan baik. “Jadi saya harus memberikan seratus persen,” ujarnya.
Pertandingan Alcaraz melawan Safiullin akan digelar di Arthur Ashe Stadium pada Senin, 31 Agustus 2026. Laga ini akan menjadi pembuktian bagi Alcaraz usai kembali dari cedera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....