Yeremia/Patra Runner-up Pontianak International Challenge 2026

  • 30 Agt 2026 19:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • MD-Final: Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan (7) vs Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo 22-20, 21-15

RRI.CO.ID, Jakarta – Ganda putra Indonesia Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo menjadi runner-up POLYTRON Pontianak International Challenge 2026. Di final, Yeremia/Patra dikalahkan kompatriot, Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan 20-22, 15-21 di GOR TERPADU, Pontianak, Minggu 30 Agustus 2026.

Seusai pertandingan, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambita mengatakan bahwa ia dan Patra belum cukup puas dengan hasil runner-up. Meski begitu, Yeremia mengakui kepercayaan diri yang dimiliki Tyo/Pulung.

“Kami tidak cukup puas dengan hasil ini tapi memang dari segi permainan mereka lebih percaya diri, lebih yakin. Semalam melawan Rian/Daniel Edgar juga kami melihat mereka begitu nothing to lose,” ujarnya.

Kata Yeremia, seharusnya ia dan Patra bisa merebut kemenangan pada gim pertama, namun karena tertekan keadaan justru terbalik. Sementara di gim kedua, tekanan dari Tyo/Pulung semakin terasa, sehingga Yeremia/Patra kesulitan untuk keluar dari situasi tidak menguntungkan.

“Di gim pertama kami seharusnya bisa menang, kami sudah unggul tapi kami di akhir kena tekanan mereka dan akhirnya berbalik. Di gim kedua pressure-nya lebih berasa, lebih tegang dan tidak bisa keluar dari situasi itu,” katanya.

Selanjutnya, Yeremia/Patra akan mengikuti Pontianak Indonesia Masters 2026, yang berlangsung mulai 1 hingga 6 September 2026. Yeremia mengatakan akan fokus pada pemulihan, sehingga dapat memberikan yang terbaik.

“Minggu depan di Masters Super 100, kami akan mulai dari kualifikasi dan bisa dibilang bagannya lebih berat. Sekarang kami mau fokus dulu ke recovery, saya merasa ada penurunan kondisi di badan saya. Semoga minggu depan sudah fit kembali,” ujarnya.

Sementara menurut Patra Harapan Rindorindo, meski kalah, ia merasa ada perkembangan bila dibandingkan pertandingan-pertandingan lain. Ia berharap tren positif ini dapat berlanjut, sehingga bisa menjadi juara di pertandingan mendatang.

“uji Tuhan tetap bersyukur kami bisa sampai final tanpa ada cedera. Kami merasa progresnya sudah lumayan naik karena sebelumnya kami kalah di babak-babak yang kurang memuaskan. Semoga kami bisa terus lebih baik untuk jadi juara,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....