Urin Positif Zat Terlarang, Nick Kyrgios Dijatuhi Sanksi Berat

  • 19 Agt 2026 22:39 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Nick Kyrgios, petenis Australia, dilarang bermain turnamen setelah sampel urinnya ditemukan mengandung benzoylecgonine, metabolit kokain, yang dikumpulkan pada Mallorca Open.
  • Larangan bermain Kyrgios berlaku efektif sejak 4 Agustus 2026 dan dapat dibanding melalui prosedur ITIA.
  • Kyrgios mengakui kesalahannya melalui Instagram dan menyatakan siap bertanggung jawab penuh atas tindakannya.

RRI.CO.ID, Jakarta- Petenis Australia Nick Kyrgios dijatuhi larangan bermain setelah sampel urinnya mengandung obat terlarang. Sanksi tersebut diberikan usai sampel dikumpulkan saat Mallorca Open berlangsung.

Melansir dari laman resmi BBC, Zat benzoylecgonine ditemukan dalam sampel urin Kyrgios dan merupakan metabolit kokain. Akibatnya, ia sementara dilarang bertanding di turnamen.



Larangan Kyrgios akan berlaku sejak 4 Agustus 2026. Menurut ITIA, ia bisa mengajukan banding, tetapi sampai saat belum dilakukannya.

Lewat Instagram, Kyrgios mengakui telah membuat kesalahan besar. Petenis Australia itu menyatakan siap bertanggung jawab penuh atas tindakannya.

" Mohon maaf kepada penggemar, keluarga, sponsor, serta anak-anak yang mengikuti saya. Saya kecewa terhadap dirinya sendiri," tulis Kyrgios.

Kyrgios dilarang bermain, melatih, dan menghadiri ajang Grand Slam akibat sanksi yang dijatuhkan kepadanya. Musim ini, ia baru memainkan empat pertandingan tunggal.

Petenis temperamental ini juga masih berjuang pulih dari cedera lutut. Ia mengalami masalah pergelangan tangan beberapa tahun terakhir.



Terakhir kali Kyrgios bermain di nomor ganda bersama Alexander Bublik pada Grand Slam Wimbledon. Keduanya kalah pada putaran pertama.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....