Olimpik

Menegangkan, Tim Para-Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Pertama

Oleh: EdwiPuryono Editor: Bunaiya 03 Jun 2023 - 19:31 location_on Pusat Pemberitaan
Tim Para Bulu Tangkis menunjukkan medali emas pertama diraih Indonesia dalam APG Kamboja. (Foto/Istimewa)

KBRN Phnompenh: Tim Para Bulu Tangkis Indonesia menunjukkan semangat patriot sejati saat berlaga di medan 'perang' ASEAN Para Games XII Kamboja. Bertanding di nomor beregu, skuad Indonesia berhasil membalikkan kedudukan setelah tertinggal dari tim Malaysia di final.

Dukungan penuh dari ratusan warga Indonesia yang sebagian besar kontingen tersebut melecut semangat Hary Susanto dan kawan-kawan. Alhasil mereka berhasil meraih emas pertama.

Nyanyian dan yel-yel terus menggema di Morodok Techo Badminton Hall, Sabtu (3/6/2023) saat final Indonesia vs Malaysia. Pendukung Indonesia dibuat deg-degan penuh ketegangan saat tunggal pertama.

Tunggal pertama Fredy Setiawan (SL4) yang diharapkan berhasil menyumbangkan angka pertama, harus mengakui ketangguhan Mohd Amin Burhanuddin (SL4).

Fredy Setiawan kalah rubber game 21-19, 19-21, dan 18-21. Sesaat, pendukung Indonesia terbungkam.

Namun, asa meraih medali emas itu kembali terbuka melalui ganda putra Hafizh Briliansyah Prawiranegara (SU5)/Hary Susanto (SL4). Tampil tanpa bebas, Hafizh/Hary terlihat lebih enjoy sejak set pertama. 

Sunggingan senyum dan teriakan menghiasi rona wajah dua atlet andalan Indonesia tersebut. Bahkan, super smash yang dilancarkan Hary atau pun Hafizh menjadi pelecut pendukung tampil lebih bersemangat.

Hafizh/Hari menyamakan kedudukan 1-1 lawan ganda Malaysia Muhamad Zulfatihi (SL4)/Muhammad Fareez (SU5) dua gim langsung 21-12 dan 21-16. Inilah kunci kemenangan Indonesia meraih emas.

Kemudian, Dheva Anrimusthi (SU5) berhasil meraih medali emas pertama Indonesia Dheva menang meyakinkan dua set langsung (21-13 dan 21-8) atas wakil Malaysia, Amyrul Yazid. Hafizh Briliansyah.

Usai upacara pengalungan medali, ia mengakui, tensi pertandingan dirasakan sangat tinggi. "Malaysia memberikan perlawanan sengit hingga perolehan poin sangat ketat, kami tampil lepas dan memiliki motivasi harus menang dan juara," kata Hafizh.

"Hari ini Indonesia harus emas, Itulah pelecut semangat saya pribadi dan Mas Hary untuk menang lawan Malaysia. Tensi saya akui sangat tinggi, namun kami bisa melewatinya."

Dheva yang diturunkan di partai pamungkas menjadi pembeda di pertandingan lawan Malaysia. Tampil tenang, Dheva memberikan kepastian medali emas dengan smash menghujam di sisi kanan pertahanan Amyrul Yazid.

β€œSangat bersyukur karena ini emas pertama untuk Indonesia,'terima kasih buat semuanya yang sudah dukung. Emas ini untuk Indonesia, NPC, dan keluarga saya,” ujar  atlet asal Kuningan, Jawa Barat tersebut.

Dheva memang terlihat tampil lebih tenang, walaupun beban ada di pundaknya untuk mempersembahkan kemenangan.

β€œTadi kesulitan pasti ada, bagaimana caranya harus bisa merilekskan di pertandingan penentuan. Kemudian mendengarkan instruksi pelatih serta mengeliminasi kesalahan-kesalahan,” ujarnya. 

Setelah memastikan medali emas, Dheva pun diangkat rekan-rekannya yang masuk ke lapangan. Suara haru terasa saat itu terlebih para suporter membawa bendera Merah Putih. 

Para Bulu Tangkis ditarget 8 medali emas. Untuk sementara satu emas sudah diamankan dari nomor beregu putra.