Ganda Putri Diminta 'All Out' di All England
- 10 Mar 2025 06:51 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Indonesia mengirimkan dua wakil sektor ganda putri di turnamen bergengsi All England 2025. Keduanya yakni Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahya Pratiwi.
Pelatih ganda putri Nitya Krishinda Maheswari, meminta anak-anak asuhnya tapil all out. Yakni bermain dengan segenap kemampuan dan meraih hasil positif.
"Saya berharap mereka bisa mengeluarkan permainan yang terbaik yang mereka punya. Hasil dan target pasti ada dari kami tim pelatih tapi ya semua balik tergantung pada performa," kata Nitya dalam keterangan tertulis yang diterima oleh rri.co.id, Senin (10/3/2025).

Febriana Dwipuji Kusuma (kanan)/Amalia Cahya Pratiwi (kiri) dan Siti Fadia (Belakang) sedang berlatih di Practice Court, Birmingham, Inggris, Minggu (09/3/2025). (Foto: PBSI)
Nitya mengatakan All England merupakan turnamen bulu tangkis tertua di dunia dan memiliki atmosfer yang berbeda dengan turnamen lainnya. Apalagi panitia menyiapkan total hadiah sebesar U$D1.450.000 atau Rp 23,7 miliar dengan kurs Rp 16.300 per dolar Amerika Serikat.
Oleh sebab itu, Nitya berharap anak asuhnya memanfaatkan momentum All England 2025. Menurut peraih medali emas Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, semua pemain memiliki peluang yang sama.
"All England adalah turnamen yang unik, atmosfernya sangat berbeda dan semua punya kesempatan yang sama untuk mendapat hasil terbaik. Jadi mudah-mudahan mereka bisa mengambil momentum ini," katanya.
Baca https://www.rri.co.id/olimpik/1378862/jonatan-jangan-terbebani-status-juara-bertahan-all-england
Berdasarkan hasil drawing babak 32 besar, Ana/Tiwi akan ditantang wakil Thailand Phataimas Muenwong/Laksika Kanlaha. Adapun Apriyani yang kembali berpasangan dengan Fadia, akan menghadapi pasangan Taiwan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih-Yun.
Bagi Fadia/Apriyani, All England adalah turnamen kedua yang mereka ikuti pada tahun ini. Sebelumnya Fadia/Apriyani mengkuti turnamen Orleans Masters 2025.
Selama Arpiyani pemulihan cidera, Fadia berpasangan dengan juniornya Lanny Tria Mayasari. Penampilan Fadia/Lanny selama empat bulan, cukup apik diantaranya dengan juara Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya.
Fadia/Lanny juga menjadi ganda putri pertama Indonesia yang sukses menjuarai Thailand Masters . Fadia/Lanny merupakan juara Thailand Masters 2025 usai mengalahkan tuan rumah Phataimas Muenwong/Laksika Kanlaha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....