KPAI Sebut Anak Rentan Terpapar Pornografi Lewat Medsos
- 29 Des 2023 02:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut anak paling rentan terpapar konten pornografi melalui media sosial (medsos). Diperkirakan sekitar 30 juta anak sudah bermain media sosial.
"Maka keterpaparan terkait konten-konten negatif terkait pornografi ini kan sesuatu yang sulit dihindarkan," kata Wakil Ketua KPAI Jasra Putra dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Kamis (28/12/2023).
Menurut Jasra, dalam kajiannya anak yang terpapar pornografi daya rusak sama dengan anak yang terpapar dengan narkoba. Hal itu menjadi sesuatu yang sulit untuk disembuhkan.
"Belum lagi anak-anak kita dicekoki dengan miras, judi online. Ini harus dilihat dalam konteks global dan nasional," ucapnya.
Apalagi, kata dia, karena ada beberapa negara melegalkan pornografi. Meski demikian, ia mengapresiasi kerja Kementerian Kominfo dalam memblokir konten-konten pornografi di dunia maya.
"Tapi dari dua juta yang diblokir muncul lebih dari itu. Ini juga dilihat satu faktor yang sangat serius," kata Jasra.
Menurutnya, orang tua harus berperan dalam memahami pola kembang anaknya. Selain itu, ia berharap pemerintah melakukan penvcegahan pornografi secara inklusif.
"Jadi kita melihat ada faktor internal dan eksternal. Dimana anak-anak kita di situasi sekarang ini tidak baik-baik saja," ucapnya.
KPAI mendorong pemerintah untuk memperkuat program literasi digital di masyarakat, khususnya untuk kalangan anak-anak. Apalagi, Indonesia sudah memiliki Undang-Undang (UU) Pornografi dan juga UU Perlindungan Anak.
Akan tetapi, data yang tercatat di KPAI, masalah pornografi masih menjadi problem utama yang mana top five-nya adalah anak-anak sebagai korban, Oleh karenanya, hal itu harus emnjadi bahan evaluasi negara untuk serius memberantas pornografi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....