Hujan Abu Vulkanik Gunung Marapi Masih Terjadi

  • 05 Des 2023 18:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Hujan abu vulkanik Gunung Marapi masih terjadi pada sejumlah wilayah di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, Selasa (5/12/2023). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam dan BPBD Kabupaten Agam mengimbau masyarakat sekitar Gunung Marapi untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

"Sampai hari ini masih ada hujan abu, hanya hujan abu. Kerikilnya sudah tidak ada," kata Kepala BPBD Kabupaten Agam Bambang Wasito dalam keterangan tertulis, Selasa.

Bambang mengatakan, saat ini empat kecamatan masih terdampak hujan abu vulkanink Gunung Marapi. "Yaitu Kecamatan Canduang, Kecamatan Sungai Pua, Kecamatan Ampek Angkek, dan Kecamatan Malalak," kata dia.

Tapi, kata dia, masyarakat pada empat kecamatan tersebut, belum ada melakukan evakuasi diri untuk mengungsi. "Pemkab Agam terus mengimbau warga, apabila akan melakukan aktivitas, maka warga diimbau untuk terus menggunakan masker," kata dia.

Baca juga: Letusan Gunung Marapi Berdampak pada 14 Kecamatan

Tujuan penggunaan masker adalah agar tidak berdampak pada kondisi kesehatan. Pemkab Agam didukung Pemerintah Provinsi Sumatra Barat juga telah mengaktifkan dan menyiagakan pusat kesehatan.

Terutama, apabila ada warga kesehatannya terdampak akibat aktivitas vulkanik Gunung Marapi. "Dan satu pusat kesehatan berdekatan dengan Pos Komando (Posko) Penanganan Darurat Erupsi Gunung Marapi," kata dia.

Posko tersebut, berada di Kantor Walinagari Batupalano, Kecamatan Sungai Pua. Seperti diberitakan sebelumnya, Gunung Marapi meletus, pada Minggu (3/12/2023), pukul 14.54 WIB.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengatakan, letusan ditandai dengan kolom abu setinggi 3.000 meter di atas puncak. Atau 5.891 meter di atas permukaan laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....