Nasional

Kominfo Mengawal Peran Media Dalam Mensukseskan Pemilu 2024

Oleh: Farhan Ibnu Editor: Iwan Bagus Irawan 26 Oct 2023 - 20:21 Jakarta
Kominfo Mengawal Peran Media Dalam Mensukseskan Pemilu 2024
Kominfo mengawal peran media dalam mensukseskan pemilu 2024

KBRN, Jakarta : Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) menggelar acara Focus Group Discussion (FGD) yang bertema β€œPeran Media Publik Pemerintah Dalam Mensukseskan Pemilu Damai 2024” di Hotel Mercure Jakarta Batavia, Jl Kali Besar No 44-46, Roa Malaka, Tambora Kota Jakarta Barat, Kamis, (26/10/2023).

Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Mistam yang menjadi narasumber pada acara tersebut menjelaskan bahwa lembaga penyiaran publik itu sifatnya independent, netral, dan tidak komersial untuk melayani publik untuk mencerahkan disana, lebih khusus untuk melestarikan culture dan intinya lembaga penyiaran publik diamanahkan oleh negara untuk menjaga identitas ke indonesiaan.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia, Widodo Muktiyo mengatakan, media publik pemerintah diharapkan dapat menunjukkan aktualisasinya untuk mensukseskan Pemilu Damai 2024.

Widodo juga mengatakan, Pemilu Damai telah disepakati sebagai slogan utama bagi media publik pemerintah, di mana media pemerintah harus berpihak pemerintah bukan berpihak kepada individu-individu yang ada dalam pemerintah.

Widodo juga menegaskan, Kominfo akan menyoroti secara utuh, bagaimana media publik memainkan peran masing-masing dan berkolaborasi dan berkoordinasi satu sama lain agar tidak salah mencari informasi yang trust-nya diandalkan.

β€œJadi proses kreatif dan inovatif dari media publik pemerintah dapat lebih tertantang. Itu tadi yang kita sorot, kita kritisi dari berbagai sisi,” ujar Widodo.

Dalam acara yang langsung dimoderatori Widodo Muktiyo ini, tiga pimpinan media pemerintah, yakni Direktur Utama TVRI Iman Brotoseno, Direktur Utama RRI I Hendrasmo dan Redaktur Pelaksana LKBN Antara Teguh Priyanto hadir menjadi narasumber.

Selain itu, hadir pula Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Mochamad Hadiyana, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya Wijaya Kusumawardhana, Staf Khusus Menteri Daniel Hutagalung, perwakilan Komisi Penyiaran Indonesia, dan perwakilan akademisi.

( Alwan Saddam )