Nasional

Aston Anyer Beach Hotel Rayakann Hari Badak Sedunia bersama Kepala TNUK

Oleh: rohmanudin Editor: Nasrudin Jahari 24 Sep 2023 - 17:49 Banten
Aston Anyer Beach Hotel Rayakann Hari Badak Sedunia bersama Kepala TNUK
Kegiatan Talkhsow yang dilakukan Aston Anyer Beach (Foto: RRI/Rohmanudin)

KBRN, Cilegon: Rayakan hari badak sedunia atau World Rhino Day tahun 2023, Aston Anyer Beach Hotel melakukan kegiatan Talkshow bersama Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Kabupaten Pandeglang dan Yayasan OFORA Foundation di Grassland Aston Anyer, Sabtu (23/9/2023).

Dalam kegiatan Talkshow tersebut dihadiri langsung kepala TNUK Ardi Andono, ketua Yayasan OFORA Foundation Ofat Sofwatuddin, General Manager Aston Anyer Yani serta peserta dalam kegiatan Talkhsow tersebut.

Manager Aston Anyer Yani mengatakan, Talkhsow bersama TNUK dan OFORA dilakukan dalam rangka merayakan hari badak sedunia yang jatuh pada tanggal 22 September 2023 kemarin.

“Kegiatan hari ini alhamdulillah lancar Talkhsow dan kegiatan lomba mewarnai yang dilakukan oleh anak-anak dan beberapa kegiatan yang lainya,” kata Yani di sela-sela kegiatan.

Yani menyampaikan, kegiatan yang di lakukannya itu merupakan kegiatan rutin setiap tahun bersama TNUK dalam rangka merayakan Hari Badak Sedunia atau World Rhino Day.

“Sempat terhenti karena wabah Covid-19, pada saat itu kita tidak lakukan dan bakhirnya bisa kembali lakukan kegiatan dalam rangka merayakan Hari Badak tersebut,” ujar Yani.

Yani berharap melalui kegiatan yang dilakukannya itu masyarakat dapat lebih peduli dalam melestarikan Badak yang ada di TNUK. Apalagi, lanjut Yani, Badak merupakan hewan purba yang harus di lindungi dan dilestarikan agar tidak punah keberadaannya.

“Inikan termasuk hewan yang dilindungi dan hewan purba yang harus kita sama-sama jaga agar tidak punah keberadaannya,” katanya.

Sementara, Kepala TNUK Pandeglang Banten, Ardi Andono menyampaikan, saat ini populasi Badak di Dunia hanya ada lima jenis Badak, dua di antaranya ada di Indonesia yakni di Sumatera dan Banten.

“Jadi Badak Jawa itu di dunia hanya ada di kita di Ujung Kulon, maka ini bentuk kepedulian dan mengedukasi anak-anak terhadap populasi Badak Jawa di TNUK,” ucap Ardi.

Lebih lanjut Ardi menyampaikan,saat ini populasi Badak Jawa tertinggi ada sekitar 80 ekor Badak Jawa di TNUK. “Dari Tahun 1990 hanya ada 70 ekor, tapi sekarang sudah ada sekitar 80 ekor itu adalah paling tertinggi,” ujar Ardi.

Ardi menerangkan, teknik penghitungan yang dilakukannya yakni dengan menggunakan Camera Traf. Sehingga dalam Camera itu terlihat jenis dan ukuran Badak Jawa tersebut.

“Setiap individu (Badak) ada bentuknya, ukuran, umurnya bahkan ciri khas badak tersebut,” katanya.