KLHK Antisipasi Puncak Kerawanan Karhutla September Ini

  • 18 Sep 2023 01:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengantisipasi puncak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang diprediksi terjadi bulan September ini. Direktur Pengendalian dan Kebakaran Hutan KLHK, Thomas Nifinluri mengatakan, upaya antisipasi yang dilakukan adalah dengan monitoring dan deteksi dini titik api yang terpantau.

"Itu kita lakukan dengan early warning system kita," kata Thomas dalam perbincangan dengan Pro 3 RRI, Minggu (17/9/2023).

Ia menjelaskan, sistem pencegahan dini yang dimiliki KLHK bernama SiPongi berbasiskan data satelit NOAA dan Tera serta dibantu cahaya matahari. "Kita bisa melihat bagaimana sebaran dan distribusi dari hotspot yang ada di seluruh wilayah Indonesia. Terutama di provinsi-provinsi yang rawan karhutla," ujarnya.

Selain itu, kata Thomas, KLHK juga melakukan verifikasi di lapangan (ground check) terhadap hotspot-hotspit tersebut. Hal itu untuk mengetahui apakah di lokasi tersebut terjadi kebakaran atau tidak.

"Jika terjadi kebakaran meskipun kecil kita langsung padamkan. Jangan dibiarkan membesar," ucapnya.

Tak hanya itu, dalam upaya pencegahan karhutla, pihaknya juga mengajak peran serta masyarakat. Ia menuturkan, KLHK memiliki kelompok masyarakat peduli api. "Kelompok ini tersebar di seluruh Indonesia," kata Thomas.

Di samping itu, KLHK juga melakukan upaya-upaya pemadaman dari darat. Upaya ini dilakukan oleh Tim Manggala Agni dan Satgas Pemadam Hutan dan Lahan di seluruh provinsi yang rawan kebakaran. "Kita juga melakukan pemadaman melalui udara," ujarnya.

Thomas menegaskan, upaya penegakan hukum terhadap pelaku pembakar hutan dan lahan juga terus dilakukan KLHK. Menurutnya, dalam penegakan hukum ini pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Ia mengungkapkan, peristiwa karhutla di sejumlah wilayah Indonesia sebagian besar disebabkan oleh kegiatan manusia. Baik karena kelalaian maupun kesengajaan.

"Kita terus melakukan upaya-upaya edukasi melalui kampanye dan sosialisasi. Kita mengajak masyarakat aktif secara sukarela menjadi relawan pengendalian karhutla ini," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....