Nasional

Jadi Pelopor, Kepala BPKPAD Jadi Narasumber Sosialisasi KKPD di Makasar

Oleh: rohmanudin Editor: Nasrudin Jahari 30 Aug 2023 - 18:27 Banten
Jadi Pelopor, Kepala BPKPAD Jadi Narasumber Sosialisasi KKPD di Makasar
Kepala BPKPAD Cilegon saat menjadi narasumber di acara Bank BI di Makasar (Foto: Dok/Pemkot Cilegon)

KBRN, Cilegon: Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Cilegon Dana Sujaksani menjadi salah satu narasumber utama di acara Sosialisasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) yang dilakukan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kota Makassar, Selasa (29/8/2023). 

Diketahui, acara tersebut dihadiri 24 Pemerintah Daerah se-Sulsel, serta pihak Bank Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar) dan Bank Bank BJB. Selain itu, ada juga Kepala Group Departemen Sistem Pembayaran Bank Indonesia, serta dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda).

Dalam kesempatan itu, Kepala BPKPAD Kota Cilegon Dana Sujaksani mengatakan, Pemkot Cilegon ditunjuk oleh BI karena telah menjadi pelopor dan rujukan pemerintah daerah lain dalam implementasi KKPD. Tercatat sudah 23 daerah berkunjung ke Kota Cilegon.

"KKPD di Kota Cilegon kami mulai dari penyusunan regulasi, perjanjian kerja sama dengan bank, sampai dengan berjalannya mekanisme pembayaran KKPD ini tentu tidak mudah. Diperlukan komitmen pimpinan daerah dan sinergi antar-stakeholder pihak Kementerian Dalam Negeri, Bank Persepsi, serta perangkat daerah," kata Dana melalui keterangan tertulis yang diterima RRI, Rabu (30/8/2023).

Dana menyampaikan, banyak manfaat yang didapatkan dengan penerapan KKPD, antara lain mempercepat pengeluaran anggaran dan mengoptimalkan realisasi belanja.

"Sejauh ini implementasi KKPD tentu ada saja kendala. Tetapi jika kita tidak menjalani terlebih dahulu tentu kita tidak mengetahui apa yang menjadi tantangan serta hambatan yang akan terjadi. Untuk itu kami mengambil tindakan implementasi KKPD ini untuk dilaksanakan di tahun 2023 ini," ucap Dana.

Sementara, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rudy B. Wijanarko menyampaikan penyelenggaran acara sosialisasi ini merupakan komitmen bersama untuk mengakselerasi ekonomi dan keuangan digital nasional.

"Program KKPD ini merupakan bagian dari skema pembayaran domestik berbasis kredit yang bertujuan untuk memperluas akseptasi transaksi non-tunai lebih inklusif," katanya.

Melalui ekosistem QRIS, kata dia, pemerintah daerah dapat menggunakan KKPD di lebih dari 27 juta merchants QRIS se-Indonesia dan akan terus bertambah.

"Dengan potensi tersebut, KKPD dapat berkontribusi pada pemulihan ekonomi nasional dalam jangka pendek dan mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan melalui peningkatan keuangan inklusif, kesehatan fiskal, dan efisiensi ekonomi," ujarnya.