Nasional

Sosialisasi Gelang Penyandang Disabilitas Dinilai Perlu Dilakukan

Oleh: Vinta Editor: Allan 07 Jul 2023 - 11:20 Pusat Pemberitaan
Sosialisasi Gelang Penyandang Disabilitas Dinilai Perlu Dilakukan
Ketua Komisi Nasional Disabilitas (KND), Dante Rigmalia, dalam perbincangan Pro3 RRI, Jumat (7/7/2023) (Foto: Tangkapan Layar RRINet)

KBRN, Jakarta: Komisi Nasional Disabilitas (KND), Dante Rigmalia mengatakan, perlu adanya sosialisasi tentang penggunaan alat bantu gelang bagi penyandang disabilitas. Sosialisasi dilakukan agar penyandang disabilitas paham bagaimana cara menggunakan dan mengaplikasikan dalam keseharian mereka. 

"Gelang ini sebagai satu upaya yang baik yang dilakukan Pemerintah untuk membantu penyandang disabilitas. Namun tidak bisa berhenti disini, harus ada sosialisasi terkait hal ini kepada masyarakat," katanya dalam perbincangan Pro3 RRI, Jumat (7/7/2023).

Dante mengatakan, penyandang disabilitas harus mengetahui fungsi-fungsi alat yang ada di gelang tersebut untuk apa. Salah satunya sensor getar yang akan memberikan signal ke penyandang tentang suasana yang ada disekitarnya.

Seperti ketika penyandang berada di samping rel kereta api, atau di jalanan umum yang banyak kendaraan. Lewat gelang tersebut, penyandang disabilitas bisa memberikan warning atau kehati-hatian untuk dirinya.

"Fungsi tombol pada gelang juga memiliki manfaat bagi mereka yang tidak bisa bicara. Di mana mereka bisa memencet tombol tersebut jika ingin meminta tolong," katanya kembali. 

"Nantinya, tombol tersbeut akan berbunyi seperti sirine yang artinya meminta tolong," ucap Dante, menambahkan.

Ia mengatakan, dari pemahaman itulah,  mereka (penyandang disabilitas) dapat melakukan pertolongan jika terjadi sesuatu. Termasuk kejahatan berupa kekerasan, pencurian atau sebagainya. 

Sementara, pemahaman juga harus diberikan kepada mereka yang bukan penyandang disabilitas. Agar mereka paham ketika melihat penyandang disabilitas menggunakan gelang tersebut. 

Dante berharap, pemerintah dapat berkomitmen baik terkait program-program disabilitas. Agar program, dan kegiatan, terkait dengan tugas Kementerian lembaga juga harus mengutamakan disabilitas.

"Sehingga ketika membuat program kegiatan akan sangat sesuai dengan kebutuhan penyandang disabilitas. Dan kami berharap Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah bisa bekerjasama dalam hal ini," katanya.

Baru-baru ini Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini meluncurkan alat bantu gelang bagi penyandang disabilitas rungu dan wicara. Gelang tersebut untuk mengurangi potensi terjadi kecelakaan salah satunya pemerkosaan terhadap penyandang disabilitas.

Mensos mengatakan, pihaknya akan mematenkan alat bantu gelang tersebut dengan hak cipta atas nama Kementerian Sosial (Kemensos). Pihaknya tengah mempelajari aturan yang berlaku serta berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).