Kementerian PU Perkuat Penanganan Kekeringan di Pulau Palue

  • 05 Okt 2026 08:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Pekerjaan Umum memperkuat penanganan kekeringan di Pulau Palue melalui penyediaan sarana air bersih untuk masyarakat terdampak.
  • Menteri PU Dody Hanggodo menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan air masyarakat adalah prioritas pemerintah, terutama selama musim kemarau.
  • Penurunan debit sumber air mendorong pemerintah untuk memberikan dukungan layanan air bersih guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat penanganan kekeringan di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dukungan dilakukan melalui penyediaan sarana air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pemenuhan kebutuhan air masyarakat menjadi perhatian pemerintah, terutama selama musim kemarau. Menurutnya, penurunan debit sumber air membuat dukungan layanan air bersih diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

“Kekeringan bukan hanya persoalan berkurangnya air, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari. Karena itu, Kementerian PU memastikan dukungan air bersih dapat segera diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis yang dikutip Senin, 5 Oktober 2026.

Melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) NTT, Kementerian PU memobilisasi satu mobil tangki air. Kendaraan berkapasitas 4.000 liter tersebut mendukung pelayanan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Pulau Palue.

Pelayanan air bersih dikoordinasikan dengan pihak Kecamatan Palue dengan menjangkau enam desa terdampak. Keenam desa tersebut meliputi Nitunglea, Rokirole, Tuanggeo, Ladolaka, Maluriwu, dan Reruwairere.

Untuk memperluas jangkauan pelayanan, BPBPK NTT juga mengirimkan 24 unit hidran umum berkapasitas masing-masing 2.300 liter. Hidran tersebut direncanakan ditempatkan di setiap dusun agar titik pelayanan air bersih lebih dekat dengan masyarakat.

Penanganan kekeringan di Pulau Palue ini dilakukan melalui sinergi Kementerian PU dan Pemerintah Kabupaten Sikka bersama pemerintah kecamatan. Koordinasi tersebut diarahkan agar dukungan sarana dan pelayanan air bersih menjangkau masyarakat secara tepat sasaran.

Kementerian PU juga akan terus memantau kondisi serta kebutuhan warga di Pulau Palue selama penanganan kekeringan berlangsung. Pemantauan dilakukan bersama pemerintah daerah untuk mendukung keberlanjutan pelayanan air bersih bagi masyarakat terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....