Apindo: Program Magang Perlu Dibuka untuk Pencari Kerja
- 01 Okt 2026 15:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Bob Azam mendorong program magang dibuka untuk pencari kerja, tidak hanya terbatas pada pelajar dan mahasiswa.
- Magang dianggap dapat memberikan pengalaman praktik yang tidak selalu diperoleh seseorang dari pendidikan formal atau tempat lain.
- Pencari kerja membutuhkan kesempatan magang sebagai sarana strategis untuk memperoleh pengalaman praktik sebelum memasuki dunia kerja secara resmi.
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bob Azam mendorong program magang dibuka bagi pencari kerja. Menurutnya, magang dapat memberikan pengalaman praktik yang tidak selalu diperoleh seseorang di sekolah atau tempat lain.
Bob menilai program magang tidak seharusnya hanya diperuntukkan bagi pelajar dan mahasiswa. Pencari kerja juga membutuhkan kesempatan magang sebagai sarana memperoleh pengalaman praktik sebelum memasuki dunia kerja.
“Sebenarnya magang itu bukan hanya terbatas untuk pelajar saja, pencari kerja pun membutuhkan magang. Magang itu sebenarnya latihan praktik, yang mungkin mereka enggak terima sama di sekolah, atau di tempat yang lain,” kata Bob dalam konferensi pers Apindo di Jakarta, Rabu, 30 September 2026.
Ia menjelaskan magang dapat menjadi proses transisi seseorang dari kondisi belum bekerja menuju pekerjaan. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bagian dari tahapan seseorang sebelum mendapatkan pekerjaan.
“Ini adalah transisi dari orang yang tidak bekerja. Sampai dia mendapatkan pekerjaan,” ujarnya.
Bob mengatakan kebutuhan magang juga berlaku bagi pekerja yang kehilangan pekerjaan dan hendak berpindah bidang. Menurutnya, kelompok tersebut membutuhkan pengalaman praktik yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang dituju.
Ia menambahkan pengalaman magang dapat mengurangi tekanan terhadap ijazah dalam proses mendapatkan pekerjaan. Bob juga menyebut sertifikat yang diperoleh melalui magang dapat memperluas kesempatan kerja.
“Anak-anak kita ke depan itu sangat membutuhkan magang. Ya mungkin dengan adanya magang justru, ya, tekanan terhadap ijazah itu bisa dikurangi,” kata Bob.
Bob mengatakan pencari kerja tetap membutuhkan kesempatan mengikuti pelatihan dan magang. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat membantu mereka menyesuaikan keterampilan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Karena dengan magang yang praktik mendapatkan sertifikat. Dia bisa mendapatkan kesempatan kerja yang lebih luas sekali,” ucap Bob.
Menurut Bob, magang juga perlu menjadi bagian dari pengembangan tenaga kerja. Ia menegaskan program tersebut seharusnya tidak hanya diperuntukkan bagi kelompok tertentu.
“Magang seharusnya menjadi bagian. Bagian dari proses pengembangan tenaga kerja,” ujar Bob.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....