Garudafood Perluas Edukasi Jajanan Sehat ke 30 Sekolah di Jabar

  • 25 Sep 2026 18:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Sumedang - Garudafood memperluas program edukasi jajanan sehat dan kepedulian lingkungan melalui gerakan “Bijak Jajan Cinta Bumi 2026”. Program tersebut tahun ini menyasar 30 sekolah di Kabupaten Sumedang, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood, Dian Astriana, mengatakan edukasi sejak dini penting untuk membentuk kebiasaan konsumsi yang sehat dan bertanggung jawab. Garudafood menargetkan program tersebut menjangkau sekitar 23 ribu siswa dari jenjang SD hingga SMA/SMK.

“Bijak Jajan Cinta Bumi merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan diri generasi muda dan kelestarian lingkungan. Kami percaya, kebiasaan baik yang ditanamkan sejak dini di bangku sekolah akan tumbuh menjadi budaya yang mengakar kuat di masa depan,” ujar Dian dalam keterangan tertulis, Kamis, 25 September 2026.

Program ini mengedepankan tiga materi utama, yakni pemilihan jajanan yang aman dan bergizi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pengelolaan sampah kemasan. Materi disampaikan melalui permainan, diskusi, dan simulasi agar dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan perdana program tersebut digelar di SD Negeri Tegalkalong, Kabupaten Sumedang, dan melibatkan sekitar 670 siswa. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengapresiasi program edukasi mengenai jajanan sehat dan pengelolaan sampah tersebut.

“Pendidikan mengenai jajanan sehat dan pengelolaan sampah adalah bagian penting dari upaya kami membentuk generasi muda Sumedang yang tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” kata Dony.

Selain edukasi, program tersebut menyediakan Dropbox Sampah Kemasan (DSK) untuk menampung sampah kertas dan plastik di lingkungan sekolah. Setiap unit DSK dibuat menggunakan material multilayer plastic (MLP) hasil daur ulang dengan kebutuhan sekitar 42 kilogram sampah MLP.

Garudafood menyiapkan 30 unit DSK untuk sekolah sasaran dengan total material daur ulang lebih dari 1,2 ton. Perusahaan juga menggandeng mitra pengelola limbah untuk menangani pengangkutan dan pengolahan sampah hingga tahap akhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....