Operasi SAR KM Virgo Berlanjut, 12 Penyelam Disiapkan Turun ke Laut Jawa
- 20 Sep 2026 09:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Basarnas menerjunkan, 12 penyelam berpengalaman untuk melanjutkan pencarian korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
- Direktur Operasi Basarnas, Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan, 12 penyelam tersebut merupakan personel gabungan dari berbagai unsur penyelam SAR.
- Para penyelam yang disiapkan untuk melanjutkan operasi bawah laut memiliki pengalaman dalam penanganan sejumlah kecelakaan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Basarnas menerjunkan, 12 penyelam berpengalaman untuk melanjutkan pencarian korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Operasi pencarian bawah laut tersebut, dijadwalkan pada hari kedelapan SAR, hari ini, Minggu, 20 September 2026.
Direktur Operasi Basarnas, Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan, 12 penyelam tersebut merupakan personel gabungan dari berbagai unsur penyelam SAR. Penyesuaian dan penyegaran personel dilakukan untuk menjaga kemampuan operasi bawah laut tetap optimal.
“Para penyelam yang disiapkan untuk melanjutkan operasi bawah laut memiliki pengalaman dalam penanganan sejumlah kecelakaan. Seperti operasi SAR kecelakaan pesawat Lion Air dan Sriwijaya Air beberapa tahun lalu,” kata Yudhi dalam keterangan persnya seperti dilansir Antara, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu, 20 September 2026.
Yudhi menegaskan, pergantian dan penyegaran personel bukan disebabkan kekurangan kekuatan penyelam. Sejumlah unsur kapal yang sebelumnya mendukung operasi penyelaman, harus kembali ke pangkalan untuk pergantian personel sekaligus menjalankan tugas lainnya.
“Basarnas juga menyiapkan unsur pengganti untuk mempertahankan kemampuan pencarian bawah laut,” ujarnya. Sejumlah penyelam yang sebelumnya diperbantukan, berasal dari KRI I Gusti Ngurah Rai, sementara KRI Pulau Fani juga kembali ke pangkalan.
Sebagai pengganti, ia mengatakan, KRI Nala dijadwalkan bergabung untuk mendukung operasi SAR pada hari kedelapan. Basarnas juga mengerahkan TB Jaya Dragon untuk mendukung operasi pencarian bawah laut bersama 12 penyelam tersebut.
Tim ini, ia mengungkapkan, melanjutkan pencarian yang sebelumnya dilakukan 20 penyelam TNI Angkatan Laut. Hal ini, sembari menunggu keputusan teknis dari tim salvage terkait penanganan badan kapal.
“Jadi harapannya, personel yang tersedia untuk memperkuat apa yang telah dilaksanakan oleh penyelam dari TNI Angkatan Laut kemarin. Kami juga sambil menunggu keputusan apa yang akan dilakukan oleh tim salvage (operasi pengangkatan bangkai kapal),” ujarnya.
Menurut dia, tim SAR akan tetap berupaya melakukan pencarian di bawah permukaan laut selama kondisi memungkinkan. Cuaca yang relatif mendukung dalam beberapa hari terakhir, diharapkan bertahan agar proses penyelaman dapat berlangsung secara maksimal.
“Kita berharap tim penyelam yang diberangkatkan pada malam hari ini dapat melaksanakan pencarian secara optimal pada hari berikutnya. Sehingga operasi SAR tetap menghasilkan perkembangan meskipun terdapat penyesuaian unsur kapal dan personel selama operasi berlangsung,” katanya.
Diketahui, hingga Sabtu, 19 September 2026, pukul 21.00 WITA, Basarnas mencatat sebanyak 117 orang telah ditemukan. Yakni, dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan sembilan orang meninggal dunia. Sedangkan, sebanyak 126 orang lainnya masih dalam pencarian.
KM Virgo Transport 8, sebelumnya berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Yakni, dengan membawa 243 orang pada 12 September 2026.
Kapal tersebut kemudian dilaporkan menghadapi cuaca buruk dan kehilangan kontak pada 13 September sekitar pukul 02.00 WITA. Hingga pada akhirnya, ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....