Polresta Sumenep Siagakan 3 Posko Terpadu Pasca-KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak

  • 14 Sep 2026 10:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polresta Sumenep menyiagakan tiga posko terpadu di Mapolresta, Pelabuhan Kalianget, dan Polsek Masalembu.
  • Data manifes sementara mencatat KM Virgo membawa 215 penumpang dan 30 kru.
  • Satpolairud, Polsek Masalembu, dan nelayan dilibatkan untuk memantau jalur perairan serta kawasan pesisir.

RRI.CO.ID, Sumenep – Polresta Sumenep Polda Jatim menyiagakan tiga posko terpadu setelah KM Virgo Transport 8 hilang kontak. Posko tersebut berada di Mapolresta Sumenep, Pelabuhan Kalianget, dan Polsek Masalembu untuk mendukung operasi SAR.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu mengatakan pendirian posko ditujukan mempercepat koordinasi lintas instansi. Keberadaan posko juga memastikan seluruh personel siap bergerak mengikuti perkembangan pencarian dan pertolongan di lapangan.

“Polresta Sumenep telah menyiagakan tiga posko terpadu untuk mendukung penuh operasi pencarian dan pertolongan. Kami terus bersinergi dengan Basarnas, TNI, KSOP, pemerintah daerah, tim medis, serta otoritas pelabuhan,” ujar Ariek dalam keterangannya dikutip, Senin, 14 September 2026.

Sebelumnya, KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak ketika berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Posisi terakhir kapal berada sekitar perairan Pulau Masalembu pada Minggu, 13 September 2026, pukul 02.05 WITA.

Data manifes sementara mencatat, sebanyak 113 penumpang kecelakaan kapal berhasil dievakuasi tim penyelamat gabungan dari lokasi kejadian. Sementara itu, petugas gabungan mencatat sebanyak 107 orang ditemukan dalam kondisi selamat serta enam jiwa meninggal dunia.

“Data jumlah penumpang ini masih terus diverifikasi dan dimutakhirkan bersama instansi berwenang. Masyarakat kami imbau tidak menyebarkan spekulasi atau informasi yang belum jelas sumbernya,” katanya.

Operasi penyelamatan skala besar terus dilakukan dengan mengerahkan berbagai unsur menuju titik terakhir keberadaan kapal. Basarnas juga telah bergerak menuju koordinat tersebut untuk memperkuat pencarian bersama tim gabungan lainnya.

Posko Operasi SAR kemudian didirikan di Dermaga Trisakti Banjarmasin sebagai pusat pengendalian pencarian. Posko tersebut digunakan untuk koordinasi, pemantauan, serta pengumpulan informasi selama operasi berlangsung.

Di wilayah Sumenep, Satpolairud bersama Polsek Masalembu memperketat pengawasan jalur perairan dan kawasan pesisir. Langkah tersebut diperkuat dengan melibatkan komunitas nelayan setempat untuk membantu memantau kemungkinan tanda keberadaan kapal.

“Kami meminta masyarakat pesisir dan nelayan segera melapor jika melihat tanda, serpihan, atau keberadaan KM Virgo Transport 8. Sekecil apa pun informasi akan sangat berharga untuk proses evakuasi,” ucapnya.

Polresta Sumenep juga menyiapkan pengamanan pada beberapa titik daratan yang berpotensi menjadi lokasi evakuasi korban. Kesiapan tersebut diperlukan agar proses penerimaan korban dapat berlangsung cepat apabila tim SAR menemukan mereka.

Hingga perkembangan terakhir, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di wilayah laut sekitar Pulau Masalembu. Polresta Sumenep berharap seluruh penumpang dan kru dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

“Kami berharap proses pencarian berjalan lancar dan seluruh penumpang serta kru kapal dapat segera ditemukan. Kami juga berharap seluruhnya ditemukan dalam kondisi selamat,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....