Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali Pagi Ini, Letusan Terakhir Tembus 1.000 Meter
- 14 Sep 2026 08:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali meningkat pada Senin pagi, 14 September 2026.
- Gunung Semeru tersebut, tercatat mengalami tiga kali erupsi dalam rentang waktu sekitar dua jam.
- Dengan kolom letusan mencapai sekitar 500 meter dari puncak atau berada di ketinggian 4.176 meter di atas permukaan laut (mdpl).
RRI.CO.ID, Jakarta - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali meningkat pada Senin pagi, 14 September 2026. Gunung Semeru tersebut, tercatat mengalami tiga kali erupsi dalam rentang waktu sekitar dua jam.
PVMBG Kementerian ESDM mengatakan, letusan terakhir Gunung Semeru pada Senin pagi menghasilkan kolom abu setinggi 1.000 meter di atas puncak. Erupsi pertama Gunung Semeru pasa hari ini, terjadi pada pukul 04.20 WIB.
"Dengan kolom letusan mencapai sekitar 500 meter dari puncak atau berada di ketinggian 4.176 meter di atas permukaan laut (mdpl). Saat itu, abu vulkanik berwarna putih hingga kelabu teramati bergerak dengan intensitas tebal menuju arah barat laut," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulisnya, di Lumajang, Senin, 14 September 2026.
Aktivitas tersebut, Sigit menjelaskan, terekam oleh alat pemantau kegempaan dengan amplitudo maksimum 21 milimeter. Durasi erupsi pertama, tercatat berlangsung selama 128 detik.
Selang sekitar satu setengah jam, ia menuturkan, Gunung Semeru kembali memuntahkan material vulkanik pada pukul 05.53 WIB. Erupsi kedua Semeru, memiliki kolom letusan lebih tinggi, yakni sekitar 800 meter di atas puncak atau mencapai ketinggian 4.476 mdpl.
"Abu hasil erupsi kedua tampak berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah utara hingga barat laut. Rekaman seismograf menunjukkan amplitudo maksimum mencapai 23 milimeter dengan durasi erupsi selama 133 detik," ucap Sigit.
Erupsi ketiga, ia mengungkapkan, terjadi pada pukul 06.28 WIB. Pada erupsi ini, kolom abu vulkanik teramati menjulang sekitar 1.000 meter di atas puncak Gunung Semeru (ketinggian 4.676 mdpl).
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 140 detik," ujar Sigit.
Dengan tiga kali erupsi tersebut, masyarakat di sekitar kawasan Gunung Semeru diminta meningkatkan kewaspadaan. Saat ini, status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga.
Dalam kondisi tersebut, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan. Hingga, radius 13 kilometer dari puncak yang menjadi pusat erupsi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....