Basarnas Optimalkan Pencarian Delapan Orang Hilang GAK hingga Senin Depan

  • 11 Sep 2026 17:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Basarnas menggelar operasi pencarian delapan orang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau selama tujuh hari.
  • Operasi berlangsung hingga 14 September, kemudian Basarnas menggelar evaluasi bersama PVMBG, BMKG, dan unsur medis.
  • Pengguna laut turut diimbau membantu pencarian secara berkelanjutan, meski sarana utama beroperasi hingga pukul 17.00 WIB.

RRI.CO.ID, Jakarta - Basarnas menggelar operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau. Operasi pencarian berlangsung selama tujuh hari sejak Selasa, 8 September 2026 hinga Senin, 14 September 2026.

Operasi pencarian dilakukan berdasarkan pedoman IAMSAR Guidelines dengan melibatkan berbagai unsur terkait untuk memastikan proses pencarian berjalan optimal. Basarnas akan mengevaluasi hasil pencarian pada hari ketujuh sebelum menentukan kelanjutan operasi berdasarkan kondisi dan perkembangan lapangan terkini.

"Kalau mengacu kepada IAMSAR Guidelines, bahwa operasi ini akan dilaksanakan berturut-turut selama 7 hari. Kemudian nanti pada saat hari ketujuh, kita akan laksanakan rapat evaluasi yang melibatkan semuanya," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, dalam keterangan pers yang diterima RRI, Jumat, 11 September 2026.

Ia menjelaskan, kegiatan pencarian berlangsung setiap hari mulai pagi hingga pukul 17.00 WIB menggunakan sarana yang tersedia operasi. Penghentian penggunaan sarana pada sore hari bukan berarti seluruh upaya pencarian dan penyelamatan dihentikan secara menyeluruh di lapangan.

"Yang berhenti misalkan dari jam 7 sampai jam 5 sore adalah sarana prasarana yang memang penuh keterbatasan. Tapi bagi pengguna lalu lintas laut, kita akan men-declare secara simultan terus-menerus mengimbau kepada pengguna laut ini," ucapnya.

Delapan orang hilang kontak setelah berlayar dari Carita menuju sekitar Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan. Kelima jurnalis tersebut adalah M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudistiro Pranoto, Firman Daus, dan Donal Husni.

Mereka berangkat bersama kapten speedboat Warta, awak kapal Sukarman, serta pemandu Heriyanto dari kawasan Carita, Pandeglang, Banten. Tim pencarian mengumpulkan informasi dari berbagai unsur untuk menentukan langkah berikutnya selama operasi pencarian berlangsung di Selat Sunda.

Basarnas memastikan koordinasi dengan PVMBG, BMKG, dan unsur medis menjadi bagian evaluasi untuk menentukan langkah pencarian berikutnya bersama tim. Evaluasi tersebut mempertimbangkan perkembangan pencarian, kondisi lapangan, serta masukan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut berkala.

Tim gabungan masih berupaya menemukan seluruh rombongan yang hingga kini belum diketahui keberadaannya di perairan Selat Sunda pencarian. Proses pencarian terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi keselamatan petugas serta perkembangan situasi Gunung Anak Krakatau setiap harinya operasi.

Basarnas mengajak pengguna laut membantu pencarian sambil tetap memperhatikan keselamatan dan mengikuti arahan petugas selama operasi berlangsung lapangan. "Seluruh informasi temuan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah pencarian berikutnya hingga operasi berakhir nantinya," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....