HUT ke-81, RRI Perkuat Peran Dukung Program Prioritas Nasional
- 11 Sep 2026 10:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- RRI memperkuat kontribusi terhadap pembangunan nasional melalui diseminasi program dan kebijakan Asta Cita.
- Sebanyak 18 tema siaran prioritas diangkat RRI sepanjang 2025, mencakup ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga ketahanan pangan.
- RRI memperluas akses informasi melalui penguatan layanan penyiaran, termasuk pembangunan enam pemancar FM baru dan transformasi digital.
RRI.CO.ID, Jakarta - LPP RRI memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan nasional melalui penyebaran informasi program dan kebijakan Asta Cita. Sepanjang 2025, RRI mengangkat 18 tema siaran prioritas yang berkaitan dengan berbagai sektor pembangunan.
Direktur Utama LPP RRI, I Hendrasmo mengatakan, tema-tema tersebut menjadi bagian dari upaya RRI mendukung keberhasilan program prioritas nasional. RRI tidak hanya menjalankan fungsi penyiaran, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memahami berbagai kebijakan pemerintah.
“RRI terus memperkuat kontribusi terhadap program prioritas nasional. Kita ingin diseminasi program dan kebijakan Asta Cita secara efektif mendorong dan menyukseskan pembangunan nasional,” ujar Hendrasmo dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 RRI, Jumat, 11 September 2026.
Sebanyak 18 tema siaran prioritas RRI mencakup ekonomi kreatif, UMKM, ekonomi digital, ketahanan pangan dan pendidikan berkualitas. Tema lainnya meliputi kesehatan, lingkungan hidup, investasi dan hilirisasi, literasi digital serta bela negara.
Hendrasmo menilai keberagaman tema tersebut menunjukkan bahwa RRI memiliki peran lebih luas dalam mendukung pembangunan. Informasi yang disampaikan diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk memahami, berpartisipasi dan mengambil manfaat dari kebijakan pembangunan.
“Ini menunjukkan bahwa RRI tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi turut menjadi bagian dari ekosistem pembangunan nasional. RRI memberikan ruang kepada masyarakat untuk memahami, berpartisipasi dan mengambil manfaat dari berbagai kebijakan pembangunan,” katanya.
Menurut Hendrasmo, penguatan peran tersebut sejalan dengan fungsi RRI sebagai media publik. RRI harus memastikan informasi mengenai program pembangunan dapat diterima masyarakat secara luas dan mudah dipahami.
Selain mendukung program prioritas nasional, RRI juga memperkuat perannya dalam membangun masyarakat yang inklusif. Perhatian diberikan terhadap isu moderasi beragama, kesiapsiagaan bencana, pengarusutamaan gender, pendidikan, kesehatan, penyandang disabilitas dan olahraga.
“Sebagai media publik, RRI harus semakin kuat dalam membangun masyarakat yang inklusif. Melalui fungsi pelayanan publik, RRI harus memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh informasi,” ujar Hendrasmo.
Komitmen tersebut juga mencakup masyarakat di wilayah 3T, perbatasan, penyandang disabilitas serta kelompok yang memiliki keterbatasan akses informasi. RRI berupaya menghadirkan layanan informasi publik agar dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
Upaya memperluas akses informasi juga dilakukan melalui penguatan infrastruktur penyiaran. Pada 2025, RRI membangun enam lokasi baru pemancar FM di Meulaboh, Sibolga, Surakarta, Palangkaraya, Mamuju dan Tahuna.
“Penguatan ini merupakan bagian dari komitmen RRI untuk menghadirkan layanan informasi publik hingga wilayah terdepan, terluar dan tertinggal. Di sisi lain, transformasi penyiaran digital juga terus dilakukan melalui penguatan jaringan DAB+ dan DRM,” kata Hendrasmo.
Menurutnya, pengembangan teknologi penyiaran digital menjadi bagian dari persiapan RRI menghadapi perubahan kebutuhan masyarakat. Transformasi tersebut diarahkan untuk menghadirkan layanan penyiaran yang lebih modern, efisien, berkualitas dan memiliki jangkauan lebih luas.
Penguatan peran RRI dalam diseminasi Asta Cita, pembangunan masyarakat inklusif dan perluasan layanan menjadi bagian transformasi RRI memasuki usia ke-81. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi RRI sebagai media publik yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....