Hari Radio Nasional Diperingati Setiap 11 September, Ini Sejarah dan Peran RRI

  • 11 Sep 2026 08:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hari Radio Nasional diperingati setiap 11 September, bertepatan dengan berdirinya Radio Republik Indonesia pada 1945.
  • RRI lahir setelah perwakilan bekas stasiun Hoso Kyoku bertemu pemerintah Indonesia seusai kemerdekaan.
  • Radio memiliki peran penting dalam penyebaran informasi, perjuangan kemerdekaan, hingga pelayanan publik pada era digital.

RRI.CO.ID, Jakarta – Hari Radio Nasional diperingati setiap 11 September, bertepatan dengan berdirinya Radio Republik Indonesia (RRI). Momentum tersebut mengingatkan kembali peran radio dalam menyebarkan informasi dan menemani perjalanan bangsa Indonesia.

Melansir laman RRI, sejarah radio Indonesia bermula jauh sebelum kemerdekaan melalui Batavia Radio Vereniging (BRV) pada 16 Juni 1925. Kehadirannya kemudian diikuti berbagai stasiun radio lain pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Radio saat itu terutama menjadi sarana hiburan dan informasi bagi masyarakat Eropa serta kelompok elite lokal. Fungsi penyiaran kemudian berubah ketika Jepang mulai menduduki Indonesia pada 1942.

Melansir laman resmi RRI dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Jepang menjadikan radio sebagai sarana propaganda. Sistem penyiarannya berada dalam pengawasan Hoso Kanri Kyoku dengan berbagai pembatasan terhadap informasi.

Sejarah Terbentuknya RRI

Kekalahan Jepang pada Agustus 1945 membuka babak baru bagi perkembangan radio di Indonesia. Mantan pekerja Hoso Kyoku kemudian menyadari pentingnya media komunikasi bagi negara yang baru merdeka.

Pada 11 September 1945, perwakilan delapan bekas stasiun Hoso Kyoku bertemu pemerintah Indonesia di Jakarta. Pertemuan tersebut membahas kebutuhan radio sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

Rangkaian pertemuan itu kemudian melahirkan Radio Republik Indonesia pada hari yang sama. Abdulrahman Saleh ditetapkan sebagai pemimpin pertama RRI dalam perjalanan awal lembaga penyiaran tersebut.

Kehadiran RRI menjadi semakin penting ketika kondisi komunikasi masyarakat masih sangat terbatas. Radio mampu menyampaikan informasi secara cepat kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Radio Awal Masa Perjuangan

Pada masa awal kemerdekaan, radio memiliki peran strategis dalam menyampaikan perkembangan politik dan keamanan. Masyarakat dapat mengikuti berbagai informasi nasional meskipun berada jauh dari pusat pemerintahan.

RRI juga menjadi bagian penting dalam penyebaran informasi mengenai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Jaringan radio membantu kabar kemerdekaan menjangkau berbagai daerah di tengah keterbatasan sarana komunikasi.

Informasi mengenai ancaman pasukan Inggris menuju Jawa dan Sumatera turut disebarkan melalui siaran radio. Penyiaran tersebut membantu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap situasi setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan.

Radio tidak hanya berfungsi sebagai media penyampai berita selama masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Siarannya juga membantu membangun semangat persatuan dan kesadaran masyarakat menghadapi berbagai ancaman.

RRI Mengikuti Perkembangan Zaman

Setelah masa perjuangan berakhir, RRI terus menjalankan pelayanan penyiaran bagi masyarakat Indonesia. Informasi, pendidikan, hiburan, dan pemberitaan menjadi bagian pelayanan yang berkembang mengikuti kebutuhan publik.

Berbagai peristiwa penting Indonesia juga disampaikan melalui jaringan RRI sepanjang perjalanan bangsa. Perannya terus berkembang seiring perubahan politik, sosial, teknologi, hingga kebutuhan informasi masyarakat.

Perkembangan internet kemudian mengubah kebiasaan masyarakat dalam mendapatkan berita dan menikmati berbagai konten. RRI turut bertransformasi dengan memanfaatkan platform digital tanpa meninggalkan layanan penyiaran radio.

Radio tetap memiliki keunggulan dalam menjangkau berbagai lapisan masyarakat hingga wilayah dengan keterbatasan akses media. Karakter tersebut membuat radio tetap memiliki ruang di tengah perkembangan teknologi komunikasi modern.

Peringatan Hari Radio Nasional akhirnya bukan sekadar mengenang kelahiran RRI pada 11 September 1945. Momentum tersebut sekaligus mengingatkan kontribusi radio dalam perjuangan, penyebaran informasi, serta perjalanan bangsa Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....