Tanggal 11 September Memperingati Apa? Ini Empat Peringatan Penting Pentingnya
- 11 Sep 2026 07:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 11 September diperingati sebagai Hari Radio Nasional, Libraries Remember Day, Patriot Day, dan Stand Up To Cancer Day.
- Hari Radio Nasional bertepatan dengan kelahiran Radio Republik Indonesia pada 11 September 1945.
- Patriot Day dan Libraries Remember Day sama-sama berkaitan dengan tragedi 11 September 2001 di Amerika Serikat.
RRI.CO.ID, Jakarta – Tanggal 11 September memiliki sejumlah peringatan penting yang dirayakan secara nasional maupun internasional. Momentum tersebut berkaitan dengan radio, perpustakaan, tragedi kemanusiaan, hingga peningkatan kesadaran terhadap kanker.
Di Indonesia, 11 September diperingati sebagai Hari Radio Nasional sekaligus hari lahir Radio Republik Indonesia (RRI). Dunia juga mengenal Libraries Remember Day, Patriot Day, serta Stand Up To Cancer Day.
Melansir Nationaltoday dan sejumlah sumber, berikut empat peringatan penting yang jatuh pada 11 September.
Hari Radio Nasional
Hari Radio Nasional diperingati setiap 11 September dan bertepatan dengan hari lahir RRI. Sejarahnya berkaitan dengan berhentinya radio Hoso Kyoku pada 19 Agustus 1945 setelah Indonesia merdeka.
Berhentinya radio tersebut membuat masyarakat kesulitan memperoleh informasi mengenai perkembangan keadaan Indonesia. Sementara itu, beredar kabar tentara Inggris bersama Sekutu akan memasuki Jawa dan Sumatera.
Kondisi tersebut menyadarkan mantan pekerja radio zaman Jepang mengenai pentingnya radio sebagai sarana komunikasi. Mereka kemudian berupaya membentuk radio yang mampu menghubungkan pemerintah dengan masyarakat Indonesia.
Pada 11 September 1945 pukul 17.00, delapan perwakilan bekas radio Hoso Kyoku menemui pemerintah. Pertemuan berlangsung di bekas Gedung Raad Van Indie Pejambon untuk membahas kebutuhan komunikasi nasional.
Delegasi dipimpin Abdulrahman Saleh dengan membawa gagasan pembentukan radio sebagai penghubung pemerintah dan rakyat. Gagasan tersebut dianggap mendesak karena pasukan Sekutu diperkirakan segera tiba di Jakarta.
Pemerintah awalnya keberatan karena perangkat radio telah tercatat sebagai barang inventaris milik Sekutu. Abdulrahman Saleh kemudian menawarkan pembentukan Radio Republik Indonesia sebagai jalan keluar dari persoalan tersebut.
Pada malam harinya, perwakilan stasiun radio kembali menggelar rapat di rumah Adang Kadarusman. Rapat tersebut kemudian menetapkan Abdulrachman Saleh sebagai pemimpin pertama Radio Republik Indonesia.
Peristiwa itu menjadi bagian penting perjalanan penyiaran nasional setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan. Sejak saat itu, 11 September diperingati sebagai Hari Radio Nasional sekaligus hari kelahiran RRI.
Hari Mengenang Perpustakaan
Hari Mengenang Perpustakaan atau Libraries Remember Day diperingati setiap 11 September di Amerika Serikat. Peringatan tersebut menyoroti peran perpustakaan umum dalam memperkuat masyarakat dan menjamin akses informasi.
Momentum ini berkaitan dengan tragedi World Trade Center (WTC) pada 11 September 2001. Gagasan peringatan muncul sebagai salah satu cara mengenang korban serangan tersebut.
Perpustakaan dipandang merepresentasikan pengetahuan serta kesetaraan masyarakat dalam mendapatkan akses terhadap informasi. Lembaga tersebut juga menjadi simbol kebebasan berekspresi, keberagaman, pelestarian warisan, dan harapan masa depan.
Nilai tersebut dianggap berlawanan dengan terorisme, kebencian, fanatisme, dan berbagai bentuk intoleransi. Karena itu, perpustakaan digunakan sebagai simbol masyarakat yang bebas sekaligus terbuka terhadap pengetahuan.
Sejumlah perpustakaan di Amerika Serikat bahkan beroperasi selama 24 jam pada peringatan tersebut. Berbagai kegiatan mengenang korban serta program masyarakat biasanya diselenggarakan sepanjang hari.
Hari Patriot
Hari Patriot atau Patriot Day juga diperingati setiap 11 September di Amerika Serikat. Peringatan tersebut ditujukan mengenang hampir 3.000 korban serangan teror pada 11 September 2001.
Empat pesawat dibajak dalam rangkaian serangan yang mengguncang Amerika Serikat pada hari tersebut. Tiga pesawat menghantam target, sedangkan satu lainnya jatuh di Pennsylvania.
Dua pesawat menghantam Menara Kembar World Trade Center di New York. Pesawat lainnya menghantam Pentagon di Washington DC setelah dikuasai para pembajak.
Serangan tersebut menewaskan sekitar 3.000 orang, termasuk penumpang, pekerja, dan petugas layanan darurat. Sebanyak 411 petugas layanan darurat juga kehilangan nyawa ketika menjalankan proses penyelamatan.
Patriot Day kemudian ditetapkan Presiden George W. Bush dan diperingati setiap 11 September. Bendera Amerika Serikat dikibarkan setengah tiang untuk menghormati para korban serangan.
Masyarakat juga melakukan hening cipta sekitar pukul 08.46 waktu Eastern Daylight Time (EDT). Waktu tersebut menandai saat pesawat pertama menghantam salah satu Menara Kembar WTC.
Hari Berdiri Melawan Kanker
Hari Berdiri Melawan Kanker atau Stand Up To Cancer Day diperingati setiap Jumat kedua September. Pada 2026, momentum tersebut jatuh tepat pada Jumat, 11 September.
Peringatan ini mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai kanker serta pentingnya penelitian penyakit tersebut. Masyarakat juga diajak mendukung penelitian melalui donasi, kampanye, maupun berbagi pengalaman tentang kanker.
Stand Up To Cancer Day juga dikenal sebagai National Stand Up To Cancer Day. Peringatan tersebut menjadi ajakan bersama untuk memperkuat perjuangan melawan kanker.
Program tersebut dibentuk pada 27 Mei 2008 oleh sejumlah perempuan yang terdampak kanker. Kegiatan kemudian berkembang melalui tayangan televisi untuk menggalang pendanaan bagi penelitian kanker.
Setelah siaran televisi perdana, dana yang berhasil dikumpulkan mencapai lebih dari 100 juta. Dana tersebut digunakan untuk membantu penelitian sekaligus mendorong kolaborasi para peneliti dari berbagai negara.
Kanker sendiri telah dikenal manusia sejak ribuan tahun sebelum berkembangnya ilmu kedokteran modern. Gambaran penyakit tersebut ditemukan dalam manuskrip Mesir kuno yang diperkirakan berasal sekitar 3000 SM.
Empat peringatan tersebut memberikan makna berbeda bagi masyarakat pada setiap 11 September. Momentum itu mengingatkan pentingnya sejarah, kebebasan informasi, perdamaian, serta kepedulian terhadap kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....