Kementerian PKP Siapkan 2,4 Juta Genteng UMKM Majalengka untuk Program Perumahan
- 10 Sep 2026 22:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menargetkan pengiriman 2,4 juta genteng dari 34 UMKM Majalengka pada 8 November sebagai bagian dari program perumahan nasional.
- Pemberdayaan UMKM genteng merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dalam mengembangkan program gentengisasi perumahan.
- Pemerintah tidak hanya fokus pada kemudahan pembangunan tetapi juga mendorong UMKM lokal untuk naik kelas melalui partisipasi dalam proyek-proyek nasional.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) genteng menjadi bagian penting pembangunan perumahan nasional. Menteri PKP Maruarar Sirait menargetkan sebanyak 2,4 juta genteng dari 34 UMKM Majalengka akan dikirim pada 8 November mendatang.
Maruarar mengatakan pemberdayaan UMKM merupakan bagian dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam program gentengisasi perumahan. Menurutnya, pemerintah tidak hanya mengejar kemudahan pembangunan, tetapi juga mendorong UMKM naik kelas.
Ia menyebut, Kementerian PKP sebelumnya telah meluncurkan pengiriman genteng dari Majalengka dan Plered sebagai bagian program tersebut. Setelah itu, pemerintah melakukan konsolidasi untuk menyiapkan UMKM sebelum memenuhi kebutuhan dalam jumlah besar.
“Pak Prabowo mengarahkan gentengisasi, dan kesempatan pertama saya berikan kepada UMKM di Majalengka dan Plered. Kita bina mereka, kemudian melakukan konsolidasi agar kualitas dan standar produk mereka terus diperbaiki,” ujar Menteri yang akrab disapa Ara tersebut di Jakarta, Kamis, 10 September 2026.
Menteri Ara menyebut konsolidasi tersebut mencakup standardisasi, estetika, kualitas, hingga dukungan pendanaan bagi UMKM. Ia menambahkan, standardisasi produk dilakukan melalui standar keandalan dari Kementerian Perindustrian untuk meningkatkan kualitas produksi.
Ia mengatakan, pemerintah juga mempertemukan UMKM dengan pihak perbankan untuk mendukung aspek pendanaan dalam pengembangan usaha tersebut. Menurut Ara, persiapan tersebut diperlukan agar UMKM mampu memenuhi kebutuhan pembangunan dengan kualitas yang terjaga.
Maruarar mengungkapkan pemberdayaan UMKM masih membutuhkan proses, karena pemerintah harus memastikan berbagai aspek produksi terlebih dahulu. “Niat baik kita tentu ada tantangannya, tapi kita enggak boleh menyerah memberdayakan UMKM kita,” katanya.
“Kalau saya mau gampang-gampang, cari saja pabrikan semua, tetapi kapan UMKM-nya mau maju? Saya diminta Presiden Prabowo untuk memberdayakan UMKM, tapi juga bagaimana kualitasnya tadi kita jaga” ucap Ara.
Selain Majalengka, pemerintah juga menyiapkan pengiriman genteng produksi UMKM dari kawasan Plered, Kabupaten Purwakarta. Untuk Plered, jumlah yang disiapkan mencapai 500 ribu genteng dengan kebutuhan sekitar 125 truk pengangkut.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan ruang lebih besar bagi UMKM dalam sektor perumahan. Kementerian PKP tetap menekankan pentingnya menjaga kualitas produk seiring peningkatan keterlibatan UMKM dalam program tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....