Cegah Karhutla, Edukasi Warga Muara Kaman Diperkuat

  • 09 Sep 2026 19:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Muara Kaman – PT Surya Hutani Jaya memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Muara Kaman. Upaya dilakukan bersama TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), pemerintah desa dan masyarakat.

Tim Fire PT Surya Hutani Jaya bersama unsur terkait melakukan patroli sekaligus sosialisasi kepada warga. Edukasi difokuskan pada pencegahan sumber api di tengah kondisi lahan yang semakin kering.

Warga diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar selama musim kemarau. Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan dan segera melaporkan indikasi kebakaran.

External Relation Head PT Surya Hutani Jaya, Rudi Sasgo mengatakan, pencegahan menjadi prioritas menghadapi risiko karhutla. Menurutnya, api kecil dapat berkembang menjadi kebakaran luas apabila tidak segera ditangani.

“Dalam kondisi kemarau seperti sekarang, api kecil dapat berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. Karena itu, yang paling penting adalah mencegah sumber api sejak awal,” kata Rudi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Rudi menilai keterlibatan masyarakat menjadi kunci karena warga paling dekat dengan kondisi lingkungan sekitar. Ia menegaskan pencegahan karhutla membutuhkan kesadaran dan kepedulian seluruh pihak.

“Karhutla bukan persoalan satu perusahaan atau satu institusi. Pencegahannya membutuhkan kesadaran dan kepedulian bersama,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Muara Kaman Iptu Herwin menekankan pentingnya mengutamakan pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Muara Kaman akhir Agustus lalu.

“Lebih baik kita capek melakukan sosialisasi daripada kita capek memburu titik api. Sehingga pencegahan harus kita lakukan,” kata Herwin.

Selain edukasi, kesiapsiagaan juga diperkuat melalui pemantauan tingkat bahaya kebakaran dan hotspot. PT Surya Hutani Jaya juga menyiapkan personel, peralatan pengendalian kebakaran dan melibatkan MPA di sekitar wilayah operasional.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat deteksi dini sekaligus menekan potensi munculnya titik api. Pencegahan dilakukan sebelum kebakaran terjadi melalui edukasi, patroli dan keterlibatan aktif masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....