Dari Radio Perjuangan hingga Media Publik, Ini 5 Fakta RRI
- 09 Sep 2026 16:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Radio Republik Indonesia (RRI) memiliki sejarah panjang yang erat kaitannya dengan perjuangan kemerdekaan dan penyebaran informasi kepada masyarakat Indonesia.
- Sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP), RRI terus berkembang mengikuti perubahan zaman sambil mempertahankan identitasnya sebagai media pelayanan publik.
- RRI memiliki sejumlah fakta menarik dalam perjalanannya yang belum banyak diketahui oleh masyarakat luas.
RRI.CO.ID, Jakarta – Radio Republik Indonesia (RRI) memiliki perjalanan panjang yang berkaitan erat dengan sejarah penyiaran dan perjuangan bangsa. Kehadirannya tidak terlepas dari kebutuhan Indonesia mempertahankan kemerdekaan sekaligus menyampaikan informasi kepada masyarakat di tengah keterbatasan komunikasi.
Sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP), RRI berkembang mengikuti perubahan zaman tanpa meninggalkan identitasnya sebagai media yang melayani kepentingan masyarakat. Perjalanan tersebut membuat RRI memiliki sejumlah fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui publik.
Menjelang peringatan hari jadi RRI setiap 11 September, sejumlah catatan tersebut menjadi bagian penting untuk melihat perjalanan lembaga penyiaran ini. Berikut lima fakta menarik tentang RRI yang menunjukkan perjalanan dari radio perjuangan hingga menjadi media publik di era modern.
1. RRI Menjadi Bagian dari Sejarah Perjuangan Bangsa
RRI lahir setelah Indonesia merdeka sebagai pengganti radio Hoso Kyoku yang sebelumnya dikelola Jepang. Pada masa awal kemerdekaan, keberadaan radio memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu sumber informasi utama masyarakat.
Melalui siarannya, RRI turut menyampaikan informasi mengenai perjuangan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan. Peran tersebut menjadikan RRI bagian penting dari sejarah bangsa sekaligus salah satu media tertua yang masih aktif hingga kini.
RRI juga tercatat sebagai media tertua kedua di Indonesia setelah Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA. Keberlangsungannya hingga saat ini menunjukkan panjangnya perjalanan RRI dalam mengikuti perkembangan penyiaran nasional.
2. Satu-Satunya Radio dengan Nama Negara
RRI memiliki keunikan pada nama lembaganya yang secara langsung menggunakan identitas Republik Indonesia. Penggunaan nama tersebut mencerminkan fungsi RRI sebagai lembaga penyiaran yang membawa kepentingan nasional dalam pelaksanaan tugasnya.
Sejak awal berdiri, RRI tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi kepada masyarakat. Radio ini juga menjadi bagian dari perjuangan mempertahankan semangat kemerdekaan melalui siaran yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
3. Memiliki Semboyan yang Melekat hingga Sekarang
Salah satu identitas yang paling dikenal dari RRI adalah semboyan “Sekali di Udara Tetap di Udara”. Semboyan tersebut lahir dari sosok Jusuf Ronodipuro yang dikenal memiliki peran penting dalam sejarah penyiaran perjuangan Indonesia.
Ungkapan tersebut kemudian menjadi bagian dari identitas RRI dan terus digunakan hingga saat ini. Semboyan itu juga menggambarkan semangat keteguhan RRI dalam menjalankan tugas penyiaran untuk masyarakat.
4. Jaringan RRI Menjangkau Wilayah Perbatasan hingga Mancanegara
RRI memiliki jaringan penyiaran yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia melalui 105 stasiun penyiaran. Dari jumlah tersebut, sebanyak 37 stasiun berada di kawasan perbatasan yang memiliki posisi strategis dalam menjaga jangkauan informasi nasional.
Jangkauan penyiaran RRI juga melampaui wilayah Indonesia melalui Voice of Indonesia (VOI) atau Stasiun Luar Negeri (SLN). Layanan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan informasi, pengetahuan, dan kebudayaan Indonesia kepada masyarakat internasional.
5. Memiliki Pegawai yang Berstatus ASN
Sebagian pegawai RRI berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan berada dalam naungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Status tersebut berkaitan dengan kedudukan RRI sebagai LPP dalam penyelenggaraan layanan informasi kepada masyarakat.
Kedudukan tersebut juga memiliki kesamaan dengan Televisi Republik Indonesia (TVRI) sebagai lembaga penyiaran publik nasional. Dengan struktur tersebut, RRI menjalankan peran pelayanan publik sekaligus terus menyesuaikan diri dengan perkembangan industri dan teknologi media.
Berbagai fakta tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan RRI tidak hanya berkaitan dengan sejarah radio Indonesia. RRI juga terus beradaptasi menghadapi perubahan teknologi dan pola konsumsi informasi masyarakat, sambil mempertahankan perannya sebagai media publik nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....