Wamen Komdigi: Transformasi Digital Penting Jaga Relevansi RRI

  • 09 Sep 2026 14:59 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria mendorong RRI melakukan transformasi digital untuk tetap relevan dengan perubahan ekosistem media dan pola konsumsi audiens.
  • Platform digital dan streaming menjadi ruang penting yang harus dimanfaatkan RRI karena semakin banyak audiens berkumpul di platform-platform tersebut.
  • Adaptasi terhadap teknologi digital diperlukan untuk memastikan RRI dapat mengikuti tren perubahan media massa dan tetap kompetitif di era digital.

RRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nezar Patria mendorong Radio Republik Indonesia (RRI) beradaptasi dengan platform digital. Menurutnya, transformasi diperlukan agar RRI tetap relevan mengikuti perubahan ekosistem media dan pola konsumsi audiens.

Nezar menyebut platform digital sebagai teknologi yang perlu dimanfaatkan RRI ke depan. Menurut Nezar, platform streaming menjadi salah satu ruang penting karena semakin banyak audiens berkumpul di dalamnya.

“Saya kira harus beradaptasi dengan teknologi baru ya. Misalnya kayak radio digital, terus juga dengan platform-platform, platform streaming terutama, karena di sanalah berkumpul audiens,” kata Nezar usai menghadiri kegiatan Sarasehan RRI yang bertajuk ‘RRI Kemarin, Kini, dan Nanti’ di Auditorium Jusuf Ronodipuro RRI, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Ia menilai RRI tidak dapat mengabaikan perubahan tersebut dalam menjalankan fungsi sebagai media publik nasional. Ia menambahkan, adaptasi teknologi diperlukan agar RRI tetap relevan tanpa meninggalkan semangat sejarah dan kepentingan nasional.

“Kita nggak bisa menolak kenyataan ini. Jadi bagaimana RRI beradaptasi dengan lingkungan baru, dengan ekologi media yang baru,” ujarnya.

Nezar menegaskan transformasi tersebut tetap perlu mempertahankan karakter dan keteguhan RRI dalam menjaga kepentingan nasional. Ia menyebut kreativitas, integritas, dan tanggung jawab sejarah sebagai modal penting dalam menghadapi perubahan tersebut.

“Jadi, saya kira tidak ada halangan untuk itu. Yang dibutuhkan adalah kreativitas, integritas, dan tanggung jawab sejarah,” kata Nezar.

Terkait dukungan pemerintah, Nezar memastikan pemerintah mendukung penguatan RRI sebagai platform komunikasi publik. Menurutnya, posisi RRI memiliki landasan konstitusi dan undang-undang sehingga eksistensinya perlu terus diperkuat.

Nezar menilai penguatan RRI merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga keberadaan media publik milik rakyat Indonesia. Upaya tersebut dinilai penting agar RRI tetap mampu menjalankan perannya di tengah perubahan ekosistem informasi.

“Jadi saya kira bagaimana memperkuat platform-platform komunikasi publik yang berada di bawah undang-undang, yang dimiliki oleh rakyat Indonesia. Saya kira ini menjadi kewajiban kita semua untuk memperkuat eksistensi Radio Republik Indonesia,” kata Nezar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....