BAKOM Dorong RRI Adaptasi Teknologi untuk Perluas Jangkauan

  • 09 Sep 2026 14:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Qodari mendorong RRI mengukur jangkauan berdasarkan jumlah pendengar, tidak hanya jumlah stasiun dan pemancar
  • Qodari menekankan adaptasi dan adopsi teknologi, termasuk podcast, YouTube, serta transmisi digital untuk mempertahankan relevansi RRI
  • Kepala BAKOM Muhammad Qodari menilai RRI tetap relevan dalam membantu komunikasi pemerintah kepada masyarakat

RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari menilai RRI sangat relevan dalam membantu komunikasi pemerintah kepada masyarakat. Menurutnya, program pemerintah sangat banyak dan sangat baik ditujukan untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakat secara luas.

Qodari menyebut RRI perlu menjaga relevansi dengan menjangkau masyarakat seluas-luasnya melalui perkembangan teknologi yang terus berlangsung. Menurutnya, jangkauan RRI tidak cukup dihitung hanya berdasarkan jumlah stasiun dan jumlah pemancar yang tersedia.

“Karena itu, untuk tetap relevan dan bisa menjangkau masyarakat seluas-luasnya. Bukan hanya memperhatikan coverage berdasarkan jumlah stasiun, berdasarkan jumlah pemancar, tetapi juga harus menghitung berapa pendengarnya,” katanya kepada RRI usai menghadiri Sarasehan RRI ‘RRI Kemarin, Kini, dan Nanti’ di Auditorium Yusuf Ronodipuro, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

RRI juga perlu menghitung jumlah pendengar sebagai bagian penting dalam mengukur luasnya jangkauan kepada masyarakat. Dalam konteks tersebut, Qodari menilai penggunaan teknologi, termasuk media sosial, menjadi hal yang tidak terhindarkan.

Ia menilai adaptasi tersebut tidak sulit karena RRI sudah memiliki siaran studio, dialog, dan wawancara. Menurutnya, penambahan kamera pada siaran tersebut dapat menghasilkan format yang dikenal sebagai podcast untuk masyarakat.

Ia podcast dan YouTube menjadi salah satu medium paling populer untuk menyampaikan informasi saat ini. Karena itu, ia menekankan adaptasi dan adopsi terhadap teknologi harus dilakukan RRI untuk mempertahankan relevansinya

“Kita tahu bahwa podcast dan YouTube salah satu medium paling populer sekarang ini untuk menyampaikan informasi. Jadi intinya, adaptasi dan adopsi terhadap teknologi harus dilakukan oleh RRI,” ujarnya.

Qodari turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-81 kepada RRI serta berharap kepercayaan masyarakat tetap terjaga. Ia menegaskan slogan sekali di udara tetap di udara masih relevan bagi RRI hingga sekarang.

Namun, ia menjelaskan distribusi siaran RRI kini telah berubah, tidak hanya melalui udara dan frekuensi. Distribusi RRI juga berlangsung melalui transmisi digital atau jalur digital menggunakan kabel optik, sesuai perkembangan teknologi.

“Tetap relevan, cuman sekarang distribusinya sudah berubah, bukan hanya melalui gelombang, melalui udara, melalui frekuensi. Tetapi juga melalui transmisi digital atau jalur digital garis miring kabel optik,” ucap Qodari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....