Dirut RRI Perkuat Strategi Konten Hadapi Disrupsi Era 'VUCA'
- 09 Sep 2026 12:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- RRI menghadapi disrupsi era VUCA yang membuat masyarakat semakin sulit membedakan informasi benar dan salah
- RRI didorong melakukan perubahan secara radikal dan holistik, sekaligus membantu pencapaian tujuan nasional
- RRI terus memperjuangkan relevansi, dampak, dan public trust sesuai harapan para pendiri lembaga
RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo menegaskan RRI terus berupaya relevan, berdampak, dan memperjuangkan kepercayaan publik. Menurutnya, upaya tersebut menjadi tantangan RRI menghadapi disrupsi era VUCA (volatile, uncertain, complex, ambiguous) dan kesulitan masyarakat membedakan informasi.
“Bahwa challenge kita adalah memang kita dihadapkan dengan disrupsi era yang VUCA, kita begitu ruwet situasinya. Kemudian ambiguous ketika masyarakat susah untuk membedakan ya informasi mana yang benar mana yang salah,” ujarnya dalam Sarasehan RRI ‘RRI Kemarin, Kini, dan Nanti’ di Auditorium Yusuf Ronodipuro, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.
Ia mengatakan RRI menghadapi tantangan untuk melakukan perubahan secara radikal dan holistik dalam menjawab perkembangan zaman. Ia menilai RRI juga perlu membantu pencapaian tujuan nasional melalui siaran dan konten yang dihasilkan.
Hendrasmo menyampaikan RRI mendapat tantangan untuk terus memperkuat strategi konten di tengah perubahan lingkungan informasi. Selain itu, RRI ditantang menjadi lembaga yang mampu menjalankan fungsi clearing house secara optimal.
“Diberikan challenge Pak Kepala Bakom, bagaimana RRI bisa terus melakukan perubahan secara radikal, secara holistik ya. Bagaimana RRI bisa membantu pencapaian tujuan nasional ya,” kata Hendrasmo.
Ia mengatakan era VUCA membuat situasi semakin rumit karena masyarakat kesulitan membedakan informasi yang benar dengan informasi yang salah. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi RRI untuk terus menjaga relevansi dan dampak bagi masyarakat.
Hendrasmo menegaskan relevansi dan dampak RRI harus sesuai dengan harapan para pendiri dalam membantu pencapaian tujuan negara. Ia menyebut relevan, berdampak, dan memperjuangkan public trust sebagai kata kunci yang kini diperjuangkan RRI.
“Sekarang yang kita lakukan adalah bagaimana kita RRI terus relevan, terus berdampak, punya efek, punya efek sebagaimana yang diharapkan oleh para pendiri. Pendiri RRI di masa lalu itu ingin lembaga ini membantu siaran-siarannya, kontennya dalam bahasa istilah sekarang itu membantu tujuan negara,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....