Revitalisasi Sekolah Dinilai Dorong Kelayakan Belajar dan Ekonomi Masyaraka

  • 09 Sep 2026 11:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Revitalisasi sekolah di Sukabumi melibatkan program yang dirancang untuk meningkatkan kelayakan dan kenyamanan lingkungan belajar serta memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat sekitar.
  • Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq mengunjungi SDN 1 Cibunar, Kadudampit, Sukabumi untuk melihat secara langsung pelaksanaan program revitalisasi pada Selasa, 8 September 2026.
  • Pemerintah melalui program ini berupaya mendorong keterlibatan aktif warga sekitar untuk ikut bekerja dalam proses revitalisasi agar mereka dapat memperoleh manfaat ekonomi langsung.

RRI.CO.ID, Sukabumi - Revitalisasi sekolah tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kelayakan dan kenyamanan lingkungan belajar. Program tersebut juga dinilai juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong keterlibatan serta manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Revitalisasi bukan sekadar memperbaiki bangunan sekolah. Bapak Presiden ingin warga sekitar ikut bekerja dan memperoleh manfaat ekonomi," ucap Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah , Fajar Riza Ul Haq saat mengunjungi SDN 1 Cibunar, Kadudampit, Sukabumi, Selasa, 8 September 2026.

"Sekolah menjadi lebih layak, gotong royong tumbuh, dan perekonomian masyarakat turut bergerak,” ujar ya. Fajar menilai Revitalisasi Sekolah memberikan dampak langsung kepada lingkungan sekitar melalui keterlibatan masyarakat dalam proses pengerjaan.

Selain revitalisasi, Fajar juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas proses pembelajaran melalui penerapan Pembelajaran Mendalam. Ia juga menekannya pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran.

Fajar meminta guru memanfaatkan teknologi bukan sekadar sebagai alat bantu pembelajaran. Tetapi untuk memperkuat interaksi dengan siswa serta menumbuhkan keberanian dan rasa ingin tahu.

“Dampingi anak-anak kita dengan baik, tumbuhkan keberanian dan rasa ingin tahu mereka. Dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam jadikan sekolah tempat yang menyenangkan untuk belajar,” ucapnya.

Guru SDN 1 Cibunar, Asma, mengatakan pendekatan Pembelajaran Mendalam mendorong guru mengombinasikan teori dengan praktik. Hal itu dinilainya dapat membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna bagi siswa.

“Sekarang bukan hanya belajar teori tapi ada praktiknya. Sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menggembirakan,” ujar Asma.

Sementara, guru SDIT Yaspida Kadudampit, Darniyanti menyebut penggunaan Papan Interaktif Digital (PID) membuat siswa lebih antusias mengikuti pembelajaran. “Tayangan visual membuat siswa lebih antusias dan pembelajaran lebih hidup, PID dan Pembelajaran Mendalam saling mendukung,” ujarnya.

Revitalisasi di SDN 1 Cibunar dilakukan melalui rehabilitasi ruang kelas menjadi bangunan dua lantai. Fajar mengatakan program tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan sarana pendidikan yang lebih layak, tetapi juga

Dalam kunjungan ke Sukabumi, Fajar juga meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 3 Cibunar. Menurutnya, pemenuhan gizi dan pembiasaan hidup bersih menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan siswa mengikuti pembelajaran.

“MBG adalah bukti kehadiran pemerintah. Agar ade-ade semua mendapatkan asupan gizi yang baik,” ujarnya.

Kunjungan Fajar tersebut merupakan bagian dari bakti terhadap almamaternya, sekaligus momentum melihat penerapan sejumlah program prioritas pemerintah. Program tersebut mencakup dari pemenuhan gizi, peningkatan kualitas pembelajaran, pemanfaatan teknologi, hingga revitalisasi sarana pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....