Bandara Radin Inten II Kembali Dibuka usai Erupsi Anak Krakatau

  • 08 Sep 2026 20:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bandara Internasional Radin Inten II Lampung kembali dibuka pada pukul 10.01 WIB setelah penutupan dua hari akibat erupsi Anak Krakatau pada 6 September 2026.
  • General Manager Kiki Eprina Arieanti menyatakan bahwa pemeriksaan menunjukkan kondisi bandara dan ruang udara telah memenuhi ketentuan keselamatan penerbangan.
  • Penutupan bandara selama dua hari merupakan tindakan pencegahan untuk menjaga keselamatan penerbangan dan penumpang akibat aktivitas vulkanik Anak Krakatau.

RRI.CO.ID, Jakarta - Bandara Internasional Radin Inten II Lampung kembali dibuka setelah sempat ditutup dua hari. Penutupan tersebut merupakan langkah yang diambil akibat erupsi Anak Krakatau yang terjadi pada Minggu, 6 September 2026.

General Manager Bandara Internasional Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, mengatakan bandara kembali dibuka pukul 10.01 WIB. Pemeriksaan menunjukkan kondisi bandara dan ruang udara sudah memenuhi ketentuan keselamatan penerbangan.

Proses refund dan perubahan jadwal penerbangan masih ditangani maskapai. Namun, jumlah penumpang yang datang langsung ke bandara untuk mengurus refund mulai berkurang sejak Senin.

Kiki menjelaskan, penumpang tidak wajib datang ke bandara untuk mengurus refund. Maskapai dapat melayani proses tersebut melalui mekanisme yang sudah tersedia.

“Untuk proses refund, reschedule masih tetap dilakukan pembina jasa, namun sejak hari kedua, Senin, proses refund banyak berkurang. Karena melakukan refund tidak harus datang ke Bandara,” ujar Kiki saat berbincang dengan PRO 3 RRI, Selasa, 8 September 2026.

Meski sudah dibuka, operasional bandara belum sepenuhnya normal. Sejumlah maskapai masih menyesuaikan jadwal penerbangan mereka.

“Seluruh penerbangan itu dapat beroperasi kembali, ya tidak kami larang, hanya beberapa airline memang memiliki pairing. Mungkin dari rute TKG dan lainnya belum dapat,” ucap Kiki.

Pada hari pertama pembukaan, bandara melayani 10 penerbangan. Jumlah itu terdiri atas lima kedatangan dan lima keberangkatan.

Untuk penerbangan internasional, rute Lampung–Kuala Lumpur belum kembali beroperasi pada Selasa. Pihak bandara masih menunggu kepastian jadwal dari maskapai.

Sementara itu, penerbangan yang sudah kembali berjalan saat ini melayani rute Lampung–Jakarta. Rute lainnya masih belum beroperasi penuh setelah pembukaan kembali bandara.

Petugas juga telah membersihkan area bandara secara bertahap sejak abu vulkanik terdeteksi. Pemeriksaan dilakukan secara berkala dengan metode paper test untuk memastikan kondisi tetap aman.

Kiki mengatakan tim pemeliharaan fasilitas sudah siaga sejak erupsi terjadi. Koordinasi juga terus dilakukan dengan BMKG dan AirNav Indonesia.

“Jadi untuk masalah kebersihan kisi udara, sebetulnya sejak hari kemarin, walaupun masih positif abu vulkanik di bandara. Kami sudah melakukan pembersihan secara parsial sehingga tadi malam pukul 23.00, paper test menunjukkan hasil negatif,” kata Kiki.

“Sampai dengan pukul 8.00 pagi, itu pembersihan kami lakukan setiap jam 7.00 pagi. Namun karena dari kemarin-kemarin sudah dilakukan, maka jam 10.00 kami nyatakan siap beroperasi,” ujar Kiki.

Erupsi Anak Krakatau masih menjadi perhatian karena aktivitas vulkaniknya belum berhenti. Namun, arah angin ke barat daya membuat sebaran abu berada sekitar 33 nautical mile dari bandara.

Informasi layanan Bandara Radin Inten II juga tersedia melalui Call Center 172. Pihak bandara berharap penumpang terus mengikuti informasi resmi selama masa pemulihan. (Shafira Nursyifa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....