Wakapolri: Teladani Akhlak Rasulullah SAW Harus Terwujud dalam Pengabdian Polri

  • 08 Sep 2026 19:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Maulid Nabi juga menjadi momentum mendoakan keselamatan bangsa, masyarakat terdampak bencana, dan personel Polri.
  • Wakapolri menegaskan keteladanan Rasulullah harus diwujudkan dalam tugas dan pengabdian setiap anggota Polri.
  • Kejujuran, keadilan, perlindungan, dan kepedulian menjadi nilai penting dalam implementasi Polri Presisi.

RRI.CO.ID, Jakarta – Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan keteladanan Rasulullah SAW harus diwujudkan dalam setiap tugas dan pengabdian Polri. Momentum peringatan Maulid Nabi menjadi pengingat agar nilai kejujuran, keadilan, dan kepedulian hadir dalam pelayanan kepolisian.

Menurut Dedi, Maulid Nabi menjadi momentum bagi insan Bhayangkara untuk kembali merefleksikan akhlak Rasulullah SAW. Nilai tersebut kemudian perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun pelaksanaan tugas sebagai abdi negara.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan. Tetapi kesempatan berharga untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW,” ujarnya saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mabes Polri, Selasa, 8 September 2026.

Dedi mengatakan Rasulullah dikenal sebagai sosok jujur hingga mendapat gelar Al-Amin atau orang terpercaya. Keteladanan beliau juga terlihat melalui keadilan serta kepedulian terhadap masyarakat lemah dan tertindas.

Nilai kejujuran, keadilan, perlindungan, serta kepedulian tersebut dinilai berkaitan erat dengan tugas kepolisian. Prinsip tersebut harus hadir ketika anggota Polri menjalankan tanggung jawab kepada seluruh masyarakat.

Dedi juga mencontohkan Piagam Madinah sebagai bagian penting sejarah Rasulullah dalam membangun kehidupan masyarakat beragam. Semangat menjaga persatuan dan keadilan dinilai selaras dengan tugas Polri menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

"Polri Presisi bukanlah sekadar istilah organisasi. Melainkan wujud nyata pengamalan akhlak Rasulullah SAW dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” katanya.

Menurut Dedi, pengamalan tersebut harus terlihat ketika Polri menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Semangat itu juga sejalan dengan tema peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini.

Tema tersebut berbunyi “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Melalui Polri Presisi Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Pesan tersebut menjadi pengingat agar pengabdian kepolisian selalu dilandasi nilai keteladanan Rasulullah.

Karena itu, Dedi mengajak anggota Polri menjalankan pengabdian berdasarkan kejujuran, keadilan, dan kepedulian. Pelayanan tersebut harus diberikan tanpa membedakan latar belakang masyarakat yang membutuhkan kehadiran kepolisian.

“Marilah kita jadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai kesempatan berharga untuk memahami dan meneladani perjuangan beliau. Kedudukan yang sama di hadapan hukum, tanpa membedakan latar belakang suku, dan ras maupun keyakinan di dalam implementasi Polri Presisi,”ucapnya.

Keteladanan tersebut juga mencakup prinsip menempatkan seluruh masyarakat dalam kedudukan sama di hadapan hukum. Prinsip itu diterapkan tanpa membedakan latar belakang, suku, ras, maupun keyakinan dalam implementasi Polri Presisi.

Selain menekankan keteladanan Rasulullah, Wakapolri mengajak jamaah memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa Indonesia. Doa secara khusus ditujukan kepada masyarakat terdampak bencana serta personel Polri yang memberikan pelayanan.

Dedi berharap Allah SWT memberikan perlindungan bagi Indonesia dari berbagai bencana alam dan marabahaya. Ia juga mendoakan masyarakat terdampak dan personel Polri memperoleh kekuatan selama menghadapi kondisi sulit.

“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan perlindungan-Nya kepada tanah air yang kita cintai, Indonesia, dari segala bencana alam dan marabahaya. Kepada saudara-saudara kita yang saat ini tengah diuji oleh bencana semoga Allah SWT menguatkan hati dan mempercepat pemulihan,” katanya.

Pada akhir sambutannya, Dedi berharap keteladanan Rasulullah terus menjadi pedoman bagi seluruh insan Bhayangkara. Nilai tersebut diharapkan memperkuat persatuan sekaligus mendorong hadirnya karya nyata bagi masyarakat.

“Semoga momentum ini senantiasa menginspirasi setiap insan Bhayangkara. Tiap personel diharapakan untuk dapat terus mengabdikan diri, merawat persatuan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....